matiSegmenNews.com – Malang benar nasib MS (6). Siswa kelas I sebuah SD Inpres itu mengembuskan nafas terakhir di RSU Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (31/3/2014) dini hari.

Korban dirawat selama lima hari setelah sebelumnya dikeroyok oleh tiga teman sekelasnya saat jam istirahat.

Peristiwa pengeroyokan yang menewaskan MS sempat ditutupi keluarga korban. Pihak Polsek Tamalanrea pun mengaku belum menerima laporan dari keluarga korban.

Kapolsek Tamalanrea, Kompol Ahmad Yulias, mengatakan, pihaknya baru mengetahui kasus tersebut berdasarkan laporan masyarakat. Ia langsung memerintahkan anggotanya ke rumah korban. Namun sampai saat ini belum ada laporan lanjutan.

Menurut Yulias, kasus ini diduga pengeroyokan oleh teman kelas korban yang masih sama-sama di bawah umur.

”Ketiga pelakunya masih anak-anak. Mereka di bawah umur. Kami tidak bisa menahannya. Tapi kami akan proses jika ada laporan resminya ke kantor polsek,” kata Yulias.

Pengeroyokan diketahui terjadi di halaman sekolah. Belum diketahui pasti motif pengeroyokan tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Mahmud BS, mengaku belum mendapat laporan resmi dari sekolah tersebut. Namun, ia mendesak kepolisian agar segera mengusut kasus ini.***

Red: Sondri

Sumber : okezone