Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA
Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, didampingi Kasi Pendidikan Islam (Pendis) Drs H Syahruddin Msy, menyatakan bahwa berdasarkan laporan dari sekretariat pendaftaran guru Pendidikan Diniyah Takmiliyah Wustha (PDTW) dan Pendidikan Diniyah Takmiliyah Ulya (PDTU), hari pertama yang mendaftar baru 7 orang, dengan perincian 5 laki-laki dan 2 perempuan.

Demikian disampaikannya kepada wartawan di kantornya, jalan ikhlas kompleks perkantoran pemerintah, Pasir Pengaraian, Selasa (1/4/2014), sehubungan dengan perekrutan guru PDTW dan PDTU yang dibuka dari tanggal 1 s/d 15 April yang akan datang.

Ahmad Supardi menyatakan, perekrutan guru ini, menindaklanjuti ditandatanganinya penyatuan pendidikan umum dengan pendidikan agama oleh Kakan Kemenag Rohul dan Kadisdikpora Rohul, dalam bentuk program PDTW dan PDTU di 16 SMP dan 2 SMU/SMK se Rohul, yang membutuhkan guru agama Islam sebanyak 237 orang.

Ahmad Supardi berharap agar kesempatan yang sangat berharga ini, dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh sarjana-sarjana S1 perguruan tinggi agama Islam, baik negeri maupun swasta, khususnya bagi orang-orang Rohul. Namun demikian, pendaftaran tetap terbuka untuk umum.

Semuan calon guru yang mendaftar akan dilakukan seleksi secara ketat oleh satu tim rekruitmen calon guru yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Bupati Rohul Nomor : Kpts.421/DISDIKPORA/76/2014 tentang Pembentukan Panitia Rekruitmen Guru PDTW dan PDTU Kab Rohul.

Kepanitiaan tersebut diketuai oleh Kepala BKD Rohul Hj. Sri Mulyati S.Sos MSi, Wakil Ketua Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Sekretaris Kadisdikpora Rohul HM Zen M MPd, dibantu oleh 5 orang pakar dari UIN Suska Riau, yaitu Prof Dr H Alaiddin Koto MA, Dr H Mawardi M Saleh Lc MA, Dr H Samruddin Nasution MA, H Abdul Somad Lc MA, dan H Nurhadi Husein Lc MA.

Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan, penerimaan guru PDTW dan PDTU ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman anak didik kita tentang pelajaran dan pengamalan agama Islam, sekaligus tentunya membuka lapangan kerja bagi masyarakat Rohul, sehingga tidak terjadi pengangguran intelektual.***(adv/r4n)