Pekanbaru (SegmenNews.com)- Lima orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kategori dua (K2) yang memalsukan data pada tes CPNS K2 beberapa waktu lalu terancam di pecat.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kota Pekanbaru, Azharisman Rozie, saat di konfirmasi Rabu (23/4), menyatakan posisi berkas lima orang CPNS K2 yang kini masih di tangan Inpektorat. Beberapa hari lagi akan di peroleh hasil investigasinya.

“Mudah-mudahan dalam minggu ini ada hasilnya. Apakah yang lima orang itu kita batalkan atau seperti apa,” ujar Haris.

Meski demikian, ujar Haris kondisi ini tidak akan mempengaruhi pengiriman pemberkasan CPNS K2 lainnya sebesar 433, pemberkasannya tetap di selesaikan dan di sampaikan ke BKN.

“Dalam dua hari ini pemberkasan 433 CPNS K2 akan kita sampaikan ke BKN tanpa harus menunggu lima orang yang bermasalah,” ungkap Haris lagi.

Saat dikonfirmasi hasil sementara investigasi terhadap kelima CPNS tersebut, Haris membenarkan ada kecendrungan kecurangan, namun BKD tidak mau gegabah, harus tetap melakukan investigasi hingga ketingkat bawah.

“Sejauh ini ada kecendrungan kecurangan, akan tetapi kita tunggu hasilnya dari inspektorat,” terangnya.

Terkait sanksinya, Haris menambahkan kelima CPNS ini akan digugurkan kelulusannya.

“Kalau terbukti tidak sesuai prosedur kemungkinan batal,” tandasnya.

Haris menambahkan kalau kelimanya terbukti dan gugur, maka kemungkinan akan dilanjutkan dengan proses pemecatan mereka sebagai tenga honorer.

“Yang jelas sebagai kepala BKD kita akan laporkan dulu ke Walikota, jika ada instruksi Wako di berhentikan maka akan diberhentikan,” tegasnya.***(chir/ur)