jisJakarta (SegmenNews.com) – Mabes Polri mendorong agar para orang tua di sekolah elit Jakarta International School (JIS) mau melaporkan kepada polisi jika memang ada anaknya menjadi korban sodomi yang sedang marak di sana. Polisi pun memberikan jaminan akan memproses hukum sesuai prosedur kepada orang tua yang mayoritas adalah WNA itu.

“Tentunya proses hukum kita lakukan dengan melakukan secara benar dengan satu jaminan dari pelaporan pemohon keadilan, sehingga kasus ini bisa terungkap,” kata Kabag Penum Kombes Pol Agus Rianto di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (24/4).

Agus berpendapat semakin cepat masyarakat dan keluarga korban melaporkan tindak pencabulan atau pemerkosaan anak, maka semakin mudah pula polisi untuk mengungkap pelakunya.

“Kepada pihak keluarga yang merasa menjadi korban akibat perbuatan dalam peristiwa tersebut sudah bisa melaporkan aparat kepolisian untuk memperlancar proses penangan kasus sampai tuntas,” ujarnya.

Mengenai kasus sodomi yang menghebohkan ini, polisi juga menilai jika secara psikologis korban atau orang tua korban memang mengalami tekanan akibat trauma.

“Ada kecenderungan menahan diri untuk lapor dan memerlukan waktu, pada kesempatan ini kami imbau agar masyarakat dan korban yang memahami dan mengetahui melaporkan sehingga kami bisa menelusuri,” imbuh Agus. (den/merdeka)