Listrik
Listrik

SegmenNews.com – Pemerintah melalui PT PLN (Persero) resmi menaikkan Tarif Tenaga Listrik (TTL) untuk industri menengah I-3 (go public), industri besar I-4 serta serta menetapkan tarif penyesuaian (adjusment) mulai per hari ini.

“PLN sudah siap melaksanakannya mulai hari ini,” ucap Direktur Utama PLN Nur Pamudji kepada Okezone, Jakarta, Kamis (1/5/2014).

Sebelumnya, kesimpulan Rapat Kerja Komisi VII DPR RI dengan Menteri ESDM tanggal 21 Januari 2014 menyatakan bahwa Komisi VII DPR RI dapat menerima dan menyetujui usulan Pemerintah untuk melakukan penghapusan subsidi listrik secara bertahap bagi pelanggan industri menengah (I-3) yang go public dan Industri besar (I-4) serta penerapan tarif adjustment terhadap pelanggan listrik non subsidi rumah tangga besar (R-3), bisnis menengah (B-2), bisnis besar (B-3) dan kantor pemerintah sedang (P-1) terhitung tanggal 1 Mei 2014 setiap dua bulan sampai dengan Desember 2014.

Sebagai tindak lanjut dari Kesimpulan Rapat Kerja Komisi VII DPR RI tersebut, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 09 Tahun 2013 tanggal 1 April 2014 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara (Berita Negara RI Tahun 2014 Nomor 417) yang berlaku mulai 1 Mei 2014, dengan substansi pokok:

Penyesuaian tarif tenaga listrik secara bertahap setiap dua bulan terhadap pelanggan industri menengah (I-3) daya di atas 200 kVA go public, dan pelanggan industri besar (I-4) daya 30.000 kVA.

Penyesuaian tarif tenaga listrik (tarif adjustment) untuk golongan pelanggan rumah tangga besar (R-3) daya 6.600 VA ke atas, bisnis menengah (B-2) daya 6.600 VA s.d 200 kVA, bisnis besar (B-3) daya di atas 200 kVA, dan kantor pemerintah sedang (P-1) daya 6.600 VA s.d 200 kVA.

Dengan terbitnya Peraturan Menteri ESDM Nomor 09 Tahun 2014 ini, maka Peraturan Menteri ESDM Nomor 30 Tahun 2012 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.**
Red: hasran
Sumber : okezone.com