Sekda Kab Siak H. TS. Hamzah berfoto bersama pejabat Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara di Siak
Sekda Kab Siak H. TS. Hamzah berfoto bersama pejabat Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara di Siak

Siak (SegmenNews.com)- Sekda Kab Siak H. TS. Hamzah berharap agar kunjungan kerja Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara ke Kabupaten Siak bisa mengatasi permasalahan terkait pensertifikatan Tanah untuk warga Miskin di Kabupaten Siak. Harapan tersebut disampaikan oleh Sekda dalam Pertemuan dengan Pemkab Bulungan, bertempat di ruang rapat Sri Indrapura kantor Bupati Siak, Senin 5/5.

Dalam paparannya, Sekda Siak menceritakan asal mula terbentuknya kabupaten Siak, yang terkenal dengan sebutan negeri Istana. Dirinya menyambut baik atas kunjungan dari pemerintah kabupaten Bulungan. “saya menyambut baik atas kedatangan rekan-rekan dari pemerintah Kabupaten Bulungan ini, dan selanjutnya tali silaturahmi ini tidak sampai disini saja.”

Kegiatan sertifikasi bagi keluarga miskin di kabupaten Siak ini, dilandasi dari UU Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria, PP Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah, Peraturan Menteri Negara, dan Perda Kabupaten Siak Nomor 10 Tahun 2012 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Siak.

Didalam Perda ini lanjutnya, termasuk kegiatan bantuan-bantuan untuk masyarakat miskin, pembangunan rumah layat huni dan sertifikasi tanah untuk keluarga miskin. Kemudian Peraturan Bupati Siak Nomor 14 Tahun 2013 tentang Sertfikasi Tanah bagi Masyarakat Miskin dan aturan-aturan lainnya yang harus di pedomani.

Tujuan dari kegiatan sertifikasi tanah bagi keluarga miskin kabupaten siak adalah untuk memberikan kepastian hukum terhadap objek hak atas tanah bagi keluarga miskin, tertibnya administrasi tanah bagi keluarga miskin dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin serta untuk meminimalisir terjadinya konflik pertanahan.

Sasaran kegiatan, adalah masyarakat ekonomi menengah kebawah, berdasarkan data dari TNP2K kabupaten Siak masyarakat ekonomi menengah kebawah berjumlah + 17.920 orang dan apabila ada data yang tidak sesuai, harus ada surat keterangan kurang mampu yang ditanda tangani oleh Lurah atau kepala desa yang diketahui oleh Camat setempat.

Kegiatan ini telah berlangsung dari tahun 2013 yang lalu, telah dilakukan pengukuran 120 persil dan yang terealisasi hanya 79 persil. Hal tersebut dikarenakan adanya hambatan-hambatan dilapangan, seperti kawasan hutan dan lain sebagainya.

Di tahun 2013 yang lalu waktu pelaksanaan dimulai dari bulan Februari-November (10 bulan) di 12 Kecamatan. Untuk tahun 2014 ini sedang berjalan, dilakukan 10 kecamatan.

Pemkab Bulungan yang dipimpin oleh Kabag Tata Pemerintahan M. Saltar bersama rombongan yang terdiri dari BPN, Camat dan Staf Bagian Hukum yang berjumlah 14 orang tiba di Kantor Bupati Siak sekitar pukul 8.30 WIB yang langsung di Sambut oleh Asisten Pemerintahan Umum dan Kesra H. Fauzi Asni.

Saltar mengatakan kegiatan sertifikasi tanah untuk masyarakat miskin merupakan hal yang baru di kabupaten Bulungan. Oleh Karen itu didalam pelaksanaannya nanti perlu kesempurnaan sehingga pada akhirnya kami semua dapat melaksanakan kegiatan tersebut dengan baik dan tidak berbenturan dengan masalah hukum, ujarnya

Dirinya berharap agar pemerintah kabupaten Siak dapat memberikan informasi dan masukan yang lengkap sehingga sepulangnya dari Siak kami dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kabag Pertanahan Roni Lesmana, Kabag Hukum Setya Hendro, Camat Sabak Auh Suparni, dan sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah kabupaten Siak dan Bulungan.***(adv/rinto)