Pekanbaru (SegmenNews.com)– Abdul Wahid, anggota DPRD Riau mengkritik rendahnya serapan anggaran oleh Pemerintah Provinsi Riau yang kini hanya sekedar perjalanan dinas saja.

“Kalau menurut pantauan kita kepada dinas-dinas yang terserap hanya perjalanan dinas saja. Untuk pekerjaan yang menyentuh rakyat belum ada. Katanya belum ada perintah Gubernur, Kalau ada perintah, jalan, kalau tidak ada ya tidak,” katanya, Senin (5/5/2014)dilansir antara.

Dia mengatakan jika APBD tidak diserap tentu akan ada sisa lebih anggaran (Silpa) yang menunjukkan indakator kerja yang kurang baik. Jika Silpa 10 atau lima persen saja masih bisa ditoleransi, tapi kalau sampai puluhan persen tentu saja tidak bisa tidak.

Menurutnya, APBD pada dasarnya untuk merangsang ekonomi sehingga rakyat terbantu dan komoditi terjual. “Kalau tidak mempengaruhi ekonomi rakyat tidak usah saja ada APBD,” ketusnya.***(chir/ant)