pelecehanPekanbaru (SegmenNews.com) – Lebih dari 104 anak di berbagai wilayah kabupaten/kota di Provinsi Riau menjadi korban pelecehan seksual dengan cara sodomi maupun pemerkosaan.

“Ratusan anak yang diminan berumur kurang dari 10 tahun itu menjadi korban kejahatan seksual dari 102 pria remaja dan dewasa. Bahkan ada beberapa pelaku yang masih tergolong anak,” kata Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur kepada pers di Pekanbaru, Kamis (8/5/2014).

Ia mengatakan, ada satu kasus yakni di Kota Pekanbaru akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan karena korban dan pelaku merupakan sepasang kekasih. Keduanya menurut dia, kemudian akhirnya dinikahkan secara resmi di kantor Agama setempat.

Kasus kejahatan seksual itu menurut catatan kepolisian terbanyak terjadi di Kota Pekanbaru dengan 25 kasus dengan korban lebih dari 30 orang yang merupakan kalangan balita hingga bocah.

Untuk jumlah tersangkanya ada sebanyak 25 orang dan terakhir adalah tiga orang kakak beradik yang telah menyodomi dan memperkosa enam balita.

Kasus tiga kakak beradik itu menurut informasi kepolisian merupakan kasus terbesar yang pernah ditangani Polresta Pekanbaru. Kapolresta Pekanbaru Kombes Robert Haryanto mengatakan ketiga tersangka antara lain berinisial Ai (18), Ro (15), dan At (9).

Namun, polisi baru berhasil meringkus tersangka Ai sementara Ro dan At masih dalam pengejaran. Menurut dia, enam korban kejahatan seksual itu merupakan tetangga pelaku yang tinggal dalam satu kawasan rumah petak di Pekanbaru.

Guntur mengimbau agar para orang tua lebih intensif dalam mengawasi anaknya mengingat kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur dapat terjadi pada setiap orang atau anak bawah umur. “Disarankan, agar setiap perubahan tingkah laku pada anak-anak juga lebih diperhatikan, dan itu sangat memengaruhinya,” kata dia.***(ROL)

 

Red: Sondri
Sumber : antara