cagar biosfer siak terbakar lagi
cagar biosfer siak terbakar lagi

Pekanbaru (SegmenNews.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau menyatakan aktivitas pembakaran lahan gambut di kawasan konservasi Giam Siak Kecil-Bukit Batu di Kabupaten Bengkalis, kembali terjadi.

“Iya, Giam Siak Kecil terbakar lagi, dihamparan yang cukup luas tidak jauh dari lokasi kebakaran sebelumnya. Dugaan kami itu sengaja dibakar,” kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Mitra Adhimukti, dilansir antara.

Cagar Biosfer Giam Siak Kecil-Bukit Batu memiliki luas 178.722 hektar (ha) yang pembentukannya digagas oleh perusahaan industri kehutanan Sinar Mas Forestry Group dan mendapat pengakuan dari UNESCO pada 2009. Cagar biosfer itu menyatukan dua kawasan konservasi, yakni Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil seluas 84.967 ha dengan Suaka Margasatwa Bukit Batu seluas 21.500 ha yang kemudian menjadi zona inti.

Sedangkan, konsesi hutan tanaman industri PT Arara Abadi dari Sinar Mas Group juga termasuk dalam kawasan penyangga berupa hamparan kebun akasia yang membentuk seperti sabuk.

Menurut Mitra, kebakaran besar menimbulkan kepulan asap di cagar biosfer terlihat di sekitar daerah Desa Sepahat, Kabupaten Bengkalis. Area yang terbakar merupakan kawasan eks perusahaan Hak Pengusahaan Hutan (HPH).

“Karena area itu merupakan eks perusahaan HPH yang tidak diperpanjang kembali, susah juga untuk mengatakan siapa yang harus tanggung jawab karena daerah itu seperti tidak bertuan,” kata Mitra.

Ia mengatakan, tiga helikopter bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga kini masih berada di Riau untuk mengantisipasi kebakaran lahan gambut meluas. Dua helikopter sewaan jenis Camov dan Sikorsky secara intensif melakukan pemadaman dengan menjatuhkan bom air (water bombing), sedangkan satu heli jenis Bolco melakukan servei udara.***(son/ant)