Pelalawan (SegmenNews.com)- Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dsidukcapil) Kabupaten Pelalawan di ‘serbu’ masyarakat, namun bukan diserbu dengan kata ‘negatif’ melainkan diserbu dengan masyarakat yang antusias dalam pengurusan e-KTP, surat nikah bagi agama islam dan akta perkawinan bagi non muslim dan akte kelahiran.

Hal itu berkat sosialisasi yang dilakukan Disdukcapil Pelalawan dalam kebijakan Disdukcapil dalam pengurusan surat-surat.

Kepala Dinas Kependudukkan dan Catatan Sipil Syafaruddin MSi mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan oleh Disdukcapil itu, bertujuan agar terjadi kesepahaman dalam melaksanakan UU 23/2006 tentang administrasi kependudukan antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten sebagai pelaksana.

Syafaruddin juga mengatakan, selain itu, sosialisasi ini juga bertujuan untuk membangun kesepahaman dan komitmen serta mengkoordinasikan antara pusat daerah sampai desa. Melalui kegiatan pencataan sipil tersebut, diharapkan, akan dapat berjalan dengan lancar sehingga kedepan akan tercipta tertibnya administrasi kependudukan di Kabupaten Pelalawan.

“Dengan terlaksananya sosialisasi ini kita berharap dapat meningkatkan tingkat kesadaran masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukkan dan pencatatan sipil. Terutama untuk mendapatkan e-KTP, surat nikah bagi yang beragama islam, akta perkawinan bagi non muslim dan akte kelahiran,” tambahnya.

Dengan digencarnya sosialisasi dilakukan sudah mulai tingkat kesadaran masyarakat betapa pentingya pengurusan surat-surat kependudukan saat ini. Dengan berhasilnya sosialisasi saat ini, masyarakat menyerbu kantor Disdukcapil melakukan kepengurusan dokumen.

Syafaruddin menambahkan, dengan meningkatnya peduli dokumen kependudukkan terlihat saat ini untuk perekaman e-KTP sudah mencapai 85,3 persen dan kepengurusan akte kelahiran dan akte nikah sudah mencapai 70 persen. Disamping itu untuk tahun 2014 bulan Juli Kabupaten Pelalawan sudah bisa mencetak e-KTP sendiri.

“Gencarnya sosialisasi ini tidak akan pernah menyerah, setiap seminggu sekali melakukan sosialisasi secara bertahap,”ungkapnya.***(fin)