siswi diamankan corat coret dinding
siswi diamankan corat coret dinding

Pelalawan (SegmenNews.com)- Merayakan kelulusan ujian nasional (UN) tingkat SMA, saja melakukan aksi coret-coretan baju, tapi juga trotoar jalan komplek Bakti Praja jadi korban. Alhasil tiga siswi dan 1 siswa salah satu SMA di Pangkalan Kerinci tertangkap tangan oleh Satpol PP, Selasa (20/5) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Kasatpol PP Pelalawan Nipto Anin Ssos melalui Kasi Ops Rahmadani Ssos, Rabu (21/5) membenarkan adanya mengamankan empat pelajar SMA yang kedapatan mencoret trotoar di komplek Bakti Praja tersebut. ”Empat orang siswa SMA dan tiga diantaranya cewek dan satu laki-laki diamankan, karena mencoret pasilitas umum,” ujar Kasi Ops.

Namun sebelum mengamankan empat siswa SMA itu, kata Dani, pihanya telah melakukan antisipasi, setelah mengetahui sore hari akan di umumkan hasil UN tingkat SMA tersebut. Setelah tahun lalu beberapa pasilitas umum jadi korban coret-coretan, diantaranya jembatan, dan trotoar, dan gapura.

”Kita telah diperintahkan Kasat, untuk melakukan antisipasi dititik rawan, dengan mengerahkan 1 pleton personil Satpol PP. Terhadap daerah rawan coret-coretan dan kebut-kebutan,” ungkapnya.

Maka setelah beberapa rombongan siswa SMA yang kompoi dengan sepeda motor, dengan kondisi baju telah dicoret-coret, terlihat ada beberapa siswa SMA duduk di dekat trotoar, sambil menyemprotkan cat pilok. Alhasil tiga siswi dan satu siswa berhasil diamankan dan diangkut ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pembinaan.

Kemudian setibanya di kantor Satpol PP tiga siswi yang masih mengenakan baju putih yang telah dicorak-coret dengan pikot dan rok abu-abu, mendapat tindakan disiplin berupa pelatiahan baris berbaris (PBB). ”Setelah penyatap pembinaan kemudian ke empat pelajar itu membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatanya tersebut di pulangkan pada orang tuanya,” tutur Dani panggilan akrab Kasi Ops.

Ditambahkan Dani, para pelajar tingkat SMP sederajat yang juga akan merayakan kelulusan dihimbau tidak melakukan aksi coret-coret pasilitas umum dan kebut-kebutan, karena bukan saja merugikan diri sendiri tapi juga terhadap orang lain dan pasilitas umum lainnya.***(fin)