gubriPekanbaru (SegmenNews.com)– Gubernur Riau H Annas Maamun meminta agar Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD) Riau, untuk melakukan studi banding investasi ke China. Pasalnya, Gubri menilai ‘Negeri Tirai Bambu’ memiliki produk-produk yang berkualitas untuk menarik investor.

Permintaan Gubri itu disampaikannya saat Coffe Morning dengan BPMPD Riau, Senin (26/5/14) di Kantor Gubernur Riau. Hadir dalam pertemuan itu, Kepala BPMPD Riau Irhas Irfan, sejumlah pengusaha, pejabat eselon dua dan lainnya.

“Cobalah untuk studi banding soal investasi ke China itu. Bawalah agak 10 orang kesana, untuk melihat-lihat produk-produk mereka itu,”kata Gubri.

Bahkan Gubri mencontohkan, produk mebel China yang mampu bersaing dengan produk mebel dari Itali. Kemudian, sejumlaj produk investasi lainnya yang sudah go internasional.

Selain China kata Gubri, Negara Thailand juga dapat dijadikan barometer bagi Provinsi Riau. Karena, ‘Negeri Gajah Putih’ juga memiliki produk lokal yang sudah mumpuni.

Gubri mengatakan, hasil studi banding itu nantinya, dapat diimplementasikan untuk program-program investasi di Riau.”Jangan asik dengan pameran-pameran saja, yang tidak bermanfaat itu,”jelasnya.

Dijelaskan Gubri, BPMPD harus mampu menjadi pelopor dalam menarik investor ke Bumi Lancang Kuning. Untuk itu kata Gubri, maka disiapkan produk yang memang memiliki nilai jual yang tinggi.

“Ini tidak, kita masih saja menawarkan kerupuk, bolu kemojo, kacang pukul, keripik pisang dan sebagainya. Cobalah, cari produk yang benar-benar bernilai expo,”tuturnya.

Sementara Kepala BPMPD Riau Irhas Irfan mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan yang disampaikan Gubri Annas. Sejumlah program menumbuh-kembangkan investasi di Riau pun sudah disiapkan.

“Secepatnya akan kita laksanakan, seperti yang disampaikan Pak Gubernur. Sehingga, investor yang datang ke Riau itu, benar-benar serius menanamkan investasinya,”harap Irhas.***(ris)