Pelatihan menjahit (ilustrasi)
Pelatihan menjahit (ilustrasi)

Pelalawan (SegmenNews.com) Untuk mengurangi tingkat pengangguran di Kabupaten Pelalawan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertarans) Pemerintah Kabupaten Pelalawan melakukan pelatihan menjahit untuk 15 peserta dari berbagai kecamatan.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari, yang dimulai dari tanggal 19 Mei sampai 21 Mei. Acara penutupan dihadiri oleh Sektetaris Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hj Asnidar Marwan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pelalawan Nasri Fisda Ely mengatakan, dengan adanya pelatihan ini maka akan memberikan pengetahuan dan ketrampilan bagi masyarakat untuk mengembangkan usahanya. Tujuannya agar setelah adanya pelatihan ini masyarakat semakin terampil dan mampu membuka lapangan kerja yang baru bagi yang lainnya.

Nasri juga mengatakan, ke depan pihaknya akan terus menggelar berbagai program pelatihan untuk meningkatkan ketrampilan tenaga kerja di Pelalawan. Jadi peserta yang dilatih sekarang sudah di tingkat terampil. Artinya setiap peserta itu sebelumnya sudah pemain pemula dan mengerti menjahit, di sini kita mengarahkan mereka pada skil menjahit.

Walaupun pelatihan sudah selesai, dari pihak Disnakertrans setiap bulannya selalu memonitoring para anggota yang ikut melakukan pelatihan. Pelatihan ini dikuti 11 kecamatan mendapat pelatihan menjahit sebanyak 15 orang yang diutuskan dari Kecamatan. “Kita tidak hanya mengawasi ketenagakerjaan, tapi berupaya untuk melatih sendiri,” terangnya.

Nasri menambahkan, para anggota pelatihan mendapat bantuan sebanyak 1 unit mesin jahit. Dimana kalau para pelatihan mendapatkan ilmu menjahit tersebut tidak menjalani program tersebut, pihak Disnakertrans akan menegur dari Kepala desa, dimana telah mengirimkan utusan yang salah.***(fin)