IMG_0225Siak (SegmenNews.com)- Sebagai Daerah pusat budaya melayu dan wisata. Pemerintah Kabupaten Siak terus mengupayakan peningkatan pembangunan sarana dan prasarana insfrastruktur di berbagai bidang. Yang tentunya kualitas infrastruktur suatu Daerah juga penentu daya saing suatu daerah untuk menarik investasi.

Untuk peningkatan pembangunan tersebut, Pemkab Siak melakukan pembangunan secara bertahap, yang pengerjaannya dimulai tahun 2014 hingga 2016 mendatang. Tahap awal empat pembangunan yakni, pembangunan Gedung Daerah dengan fasilitas umum senilai Rp40 miliar, pembangunan turap pasar lama project “Waterfront City” senilai Rp28,6 miliar, pengembangan kantor Bupati Siak senilai Rp9,8 miliar, pembangunan asrama haji senilai Rp7 miliar, serta pembangunan gedung olahraga di Kecamatan Tualang.

Pengerjaan pembangunan Gedung Daerah yang dikerjakan oleh rekanan PT Hutama Karya (HK) senilai Rp40 miliar selesai 2014 ini sebatas pondasi dengan mengunakan tiang pancang, dan pekerjaan struktur lantai 2 dan lantai 1. Pembangunan asrama haji Rp7 miliar hanya selesai sehabagian.

Bupati Siak Syamsuar, Wakil Bupati Siak Alfedri, Kepala Dinas Bina Marga dan Perairan (BMP) dan Dinas Tata Ruang Cipta Karya (CKTR) Siak Ir Irving Kahar Arifin M Eng, dan Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Siak berfoto bersama saat menekan tombol dimulainya pekerjaan di Desa Sungai Menpura, Kecamatan Menpura.
Bupati Siak Syamsuar, Wakil Bupati Siak Alfedri, Kepala Dinas Bina Marga dan Perairan (BMP) dan Dinas Tata Ruang Cipta Karya (CKTR) Siak Ir Irving Kahar Arifin M Eng, dan Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Siak berfoto bersama saat menekan tombol dimulainya pekerjaan di Desa Sungai Menpura, Kecamatan Menpura.

Pekerjaan pembangunan turap pasar lama, juga nantinya akan dilalukkan secara bertahap dengan anggaran Rp30 miliar yang dikerjakan PT. Waskita Karya (WK). Pembangunan turap pasar lama ini, merupakan salah satu program dengan konsep penataan kawasan bantaran sungai siak atau yang dikenal dengan istilah water front city.

Komplek Gedung Daerah ini nantinya, juga akan dilengkapi dengan bangunan seperti hotel, arena bermain, masjid, joging track, taman air mancur, lapangan olah raga dan fasilitas umum pada lainya. Dan seluruh bangunan, akan bernuansa budaya melayu.

Bupati Siak, H Syamsuar menyampaikan bahwa infrastruktur merupakan salah satu penentu daya saing suatu daerah. Hal tersebut terlihat dari semakin banyak ketersedian infrastruktur yang berkualitas maka semakin tinggi pula nilai daya saing suatu daerah, dan tentunya semakin besar pula peluang daerah untuk menarik investasi.

Bupati Siak Syamsuar, Wakil Bupati Siak Alfedri, Kepala Dinas Bina Marga dan Perairan (BMP) dan Dinas Tata Ruang Cipta Karya (CKTR) Siak Ir Irving Kahar Arifin M Eng, dan Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Siak berfoto bersama usai menekan tombol dimulainya pekerjaan di Desa Sungai Menpura, Kecamatan Menpura.
Bupati Siak Syamsuar, Wakil Bupati Siak Alfedri, Kepala Dinas Bina Marga dan Perairan (BMP) dan Dinas Tata Ruang Cipta Karya (CKTR) Siak Ir Irving Kahar Arifin M Eng, dan Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Siak berfoto bersama usai menekan tombol dimulainya pekerjaan di Desa Sungai Menpura, Kecamatan Menpura.

Bupati berharap kawasan water front city Siak adalah yang pertama di Provinsi Riau, dengan berdirinya plaza bundar yang berada ditengah kawasan tersebut. Dan dilengkapi dengan dermaga apung, juga tempat bersandarnya perahu-perahu hias masyarakat sehingga diharapkam nantinya mampu menghidupkan kembali sejarah perahu masyarakat yang melayani Kota Siak dengan kawasan wisata sejarah di Benteng Hulu dan Benteng Hilir, Kecamatan Menpura.

Kepala Dinas BMP dan CKTR Siak Ir Irving Kahar Arifin M Eng, menerangkan kontruksi pembangunan Gedung Daerah dengan fasilitas umum senilai Rp40 miliar, pembangunan turap pasar lama project "Waterfront City" senilai Rp28,6 miliar, pengembangan kantor Bupati Siak senilai Rp9,8 miliar, pembangunan asrama haji senilai Rp7 miliar.
Kepala Dinas BMP dan CKTR Siak Ir Irving Kahar Arifin M Eng, menerangkan kontruksi pembangunan Gedung Daerah dengan fasilitas umum senilai Rp40 miliar, pembangunan turap pasar lama project “Waterfront City” senilai Rp28,6 miliar, pengembangan kantor Bupati Siak senilai Rp9,8 miliar, pembangunan asrama haji senilai Rp7 miliar.

Disamping itu, untuk memacuprestasi masyarakat Siak. Pemda Siak juga akan membangun gedung olahraga, sehingga kedepan akan lebih banyak melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Siak maupun Provinsi Riau.

Kepala Dinas BMP Siak, Irving Kahar Arifin M Eng juga menyebutkan, selain pembangunan penentu daya saing. Sebagai Daerah Budaya melayu dan wisata, sudah selayaknya Pemda Siak melakukan peningkatan pembangunan, sebab infrastruktur tersebut juga akan di gunakan untuk berbagai kegiatan-kegiatan budaya dan wisata.***(advertorial)