ilustrasi
ilustrasi

Pelalawan (SegmenNews.com)– Leni boru Nasution (37) warga Jalan Cipta Karya, Tampan, Pekanbaru ditangkap polisi karena melakukan tindak kejahatan pencopetan di Pasar Baru, Pangkalan Kerinsi, sementara dua rekannya yang juga wanita berhasil melarikan diri.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Arwin SH, Senin (9/6) membenarkan kejadian tersebut, dan mengamankan satu tersangka.

“Satu pelaku berhasil tertangkap saat berasti. Tapi untung cepat diamankan hingga selamat dari amuk massa, kejadiannya, Minggu (8/6/14),” ujar Kapolsek.

Dijelaskan Kapolsek, bahwa aksi pelaku terungkap saat Solatiah boru Batubara (41) warga desa Segati, kecamatan Langgam, lagi berbelanja di pasar baru disebuah kios baju batik. Namun saat asik mencari baju tiba-tiba dihampiri seorang ibu-ibu berpakaian baju tidur.

Namun, kondisi pasar baru yang lagi padat dengan pembeli tiba-tiba korban tersentak saat mengetahui tasnya telah robek dan melihat dompet berisi uang sebesar Rp1,5 juta raib bersama perhiasan emas dengan total kerugian Rp4,5 juta. Kondisi tas robek diselet itulah korban langsung memegang satu satu pelaku dan diteriaki maling.

Warga yang lagi ramai melihat ada copet langsung beramai-ramai mengamankan pelaku, dan sebahagian menghubungi petugas kepolisian. Setelah tertangkap pelaku yang sempat berkilah kalau dirinya bukan pelaku, tapi dua rekannya yang berhasil kabur membawa dompet korban.

Mereka merupakan sendikat antar kota, yang sengaja datang ke pasar mencari mangsa dan berpura-pura sebagai pembeli. Tapi saat baru beraksi berhasil ditangkap, sedangkan dua rekannya berhasil kabur dan kini dalam pengejaran, setelah rumah kontrakannya di Pekanbaru kita datangi tapi telah kabur,” ungkap kapolsek.

Sementara tersangka Leni dalam melakukan aksinya datang bersama dua rekannya berinisial Rt boru BB dan An boru Hs. Setelah Rt berhasil menyilet tas korban, dompet langsung di serahkan pada An. Sedangkan tersangka Leni berusaha mengalihkan perhatikan korban agar rekannya berhasil melarikan diri.

Tetapi Leni yang berusaha berkilah dengan air mata buaya minta agar dilepas. Tapi massa tidak peduli dan menyerahkan ke polisi. Bahkan untuk mengelabui warga, pelaku ini sengaja datang mengenakan baju tidur seakan warga setempat. Namun ternyata warga Pekanbaru yang datang bersama sindikatnya tersebut tidak mungkin hanya ingin berbelanja jauh-jauh ke pasar Kerinci.

“Para pelaku datang beramai-ramai dengan mengunakan mobil rental, bukan saja beraksi di Pangkalan Kerinci, tapi juga di daerah Sorek, bankan ke Siak juga mereka menyebar. Makanya pelaku sulit di lacak, setelah beraksi langsung melarikan diri. Bahkan saat rumah kontrakannya digerebek mereka telah kabur dan kini sedang dalam pengejaran,” ulas Kapolsek.