ahok1SegmenNews.com – Bila kebanyakan orang berada dalam situasi sulit ketika orang dekatnya saling berkompetisi, Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama justru merasa serba untung.

Menurut Ahok, apapun hasil Pemilu Presiden 2014, dia hampir pasti akan menduduki posisi yang lebih tinggi di pemerintahan.

“Kalau Pak Jokowi jadi presiden, Ahok jadi Gubernur DKI. Kalau Pak Prabowo jadi presiden, Ahok jadi Mendagri,” kata Ahok saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Jurusan Psikologi UI di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat 13 Juni 2014.

Ahok mengatakan, tim sukses Prabowo-Hatta memang telah menawarinya jabatan Menteri Dalam Negeri jika Prabowo menang Pilpres 9 Juli 2014.

“Mungkin karena ada kekhawatiran bahwa orang tidak bisa terima saya kalau saya jadi gubernur memimpin Jakarta, maka mau ditarik jadi menteri. Kata tim sukses Pak Prabowo, ‘Lu jadi Mendagri Hok kalau Pak Prabowo jadi Presiden’,” ujar Ahok.

Ahok menyatakan, Prabowo sendirilah yang ingin dia menjadi menteri. Alasannya, Ahok dianggap memiliki kecakapan khusus dalam mengelola anggaran pemerintaha.

“Kata timses, Pak Prabowo memang ingin seperti itu. Semua anggaran kan harus dapat persetujuan dari Mendagri, jadi biar saya pangkas nanti semua anggaran,” ujar Ahok.***

 
Red: Sondri
© VIVA.co.id