Bekas Kayu dipasang warga di jalan nasional di Simpang Tiga, Teluk Kuantan
Bekas Kayu dipasang warga di jalan nasional di Simpang Tiga, Teluk Kuantan

Teluk Kuantan (SegmenNews.com) – Kekesalan dan kemarahan warga Kelurahan Simpang Tiga, Teluk Kuantan khususnya disekitaran Bundaran Tugu Pendidikan, depan Masjid Makkah memuncak.

Perbaikan jalan yang tak kunjung tuntas oleh kontraktor membuat mereka memasang kayu-kayu penghalang di jalan nasional yang menghubungkan Teluk Kuantan-Kiliran Jao dan Teluk Kuantan – Pekanbaru itu.

Puluhan warga meletakkan kayu di sekitar bundaran. Akibatnya setiap kendaraan baik roda dua dan roda empat yang melintas akan melihat aksi blokir ini.

“Kami masih menyisakan sedikit jalan untuk kendaraan, tetapi jika tidak mendapat perhatian kami blokir lagi seluruhnya, biar kontraktor tahu dan pemerintah tahu penderitaan warga akibat belum juga diaspalnya jalan di sekitar lokasi ini,” ujar Adek Boros, pemuda setempat.

Mengapa warga tidak kesal sebutnya, debu akibat tanah yang belum diaspal menganggu rumah warga, kedai makanan dan minuman, bahkan sampai ke dalam Masjid Makkah. “Jamaah dan warga setiap hari membersihkan masjid dari debu, di mana kontraktor dan pemerintah kok lambat kali penanganannya,” ujarnya.

Kekesalan warga ujarnya bertambah karena tidak ada perhatian dari kontraktor. “Coba siram pagi dan sore hari, debu tak akan sebanyak ini, kami juga sedang mencari mess kontraktor untuk menyampaikan keluhan warga ini, bukan hanya warga yang kesal tetapi juga pengendara yang lewat karena mandi debu,” ujarnya.

Terkait aksi ini, ujarnya lagi, mereka juga sudah menyampaikan ke polisi yang sempat mendatangi lokasi. “Kita tidak beri laporan tapi sudah kita sampaikan saat petugas polisi turun tadi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Manusia (BMSDA), Azwan yang mengatakan, perbaikan jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat. Kendati demikian, pihaknya akan berupaya menyiram ruas jalan yang berdebu tersebut. “Perbaikan jalan itu merupakan kewenangan pusat, tak bisa kita ambil alih. Untuk penyiraman, kita sudah koordinasikan dengan pihak Satpol PP,” katanya.

Terkait pemblokiran jalan tersebut, Azwan enggan mengomentarinya. Namun ia menyerahkannya kepada Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres. “Kalau jalan rusak berlobang kita yang tangani. Tapi kalau jalan diblokir, Dishub dan Lantas yang mengatur itu,” katanya.

Hingga pukul 20.00 WIB tadi malam, jalan tersebut sudah bisa dilewati warga. “Sudah bisa kita lewati,” kata Susianto, warga Teluk Kuantan.***(rpc)