10492202_539061219549642_8460327548964561937_nRokan Hulu (SegmenNews.com)– Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau Drs H Tarmizi Tohor MA dan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, mewisuda 27 santri dan sa ntriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Raudhatussalam Mahato Kec Tambusai Utara, Selasa (17/6/2014) bertempat di kampus Ponpes Raudhatussalam Mahato.

Hadir dalam acara tersebut, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Tarmizi Tohor MA, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Pembina Yayasan Alfajar Bpk Fajar Nasution, Hajarul Aswad Ritonga, Ketua Yayasan Elon Nasution, Pimpinan Ponpes Ust Indrawan Fahlimi SPdI.

Acara wisuda juga dihadiri Pimpinan Ponpes Mawaridus Salamah Kota Medan Sumatera Utara KH Syahid Marqum SPd MPd, Pimpinan Ponpes Fajrul Iman Meda Sumut Drs H Maghfur Abdul Halim MM, Kades dan Sekdes Mahato, Kapolsek Tambusai Utara, Danramil Tambusai Utara, Ketua Komite Madrasah, majelis guru, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan orangtua wali santri.

Acara wisuda santri ini dibarengi dengan berbagai atraksi kegiatan yang ditampilkan olehg santri dan santriwati, seperti drumband, pencak silat, bela diri, tenaga dalam, tari-tarian, pameran berbagai hasil karya santri, keberhasilan yang pernah diperoleh, dan produk-produk lainnya karya santri.

Kakanwil Kemenag Riau Drs H Tarmizi Tohor MA dalam sambutannya, menyatakan bahwa ponpes adalah lembaga pendidikan yang cukup matang dan menjadi alternative bagi masyarakat untuk menyekolahkan anaknya, sebab system pondok dinilai lebih baik dibandingkan dengan yang lain.

Dikatakannya, belajar di madrasah dan ponpes memiliki keunggulan tersendiri, yaitu mendapat ilmu pengetahuan umum dan juga ilmu pengetahuan agama. Oleh karena itulah, maka Pemkab Rohul akan mencontoh system ponpes, dengan penerapan PDTW pada 16 SMP dan PDTU pada 2 SMA se Rohul. Hal ini dimaksudkan agar anak didik selain mendapatkan pelajaran umum seperti biasanya, juga akan mendapatkan pengetahuan agama secara lebih mendalam.

Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, sampaikan 5 pesan penting kepada wisudawan dan wisudawati. Jika hal ini dilaksanakan dengan baik, akan memberikan manfaat yang cukup dalam hidup dan kehidupan sehari-hari para alumni ponpes. Kelima pesan tersebut adalah sebagai berikut :

Pertama, seluruh alumni ponpes termasuk para orang tuanya, agar bersyukur dapat sekolah dan menyekolahkan anaknya di madarasah, sebab pendidikan di madrasah, selain mendapatkan ilmu pengetahuan, juga mendapatkan sikap mental tangguh, dan kepribadian mulia, serta pembiasaan dalam bidang ibadah.

Kedua, diharapkan melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, sebab ilmu yang diperoleh di ponpes ini masih kurang, apalagi tantangan yang dihadapi sekarang semakin berat. Makanya Nabi mengajarkan kepada ummatnya untuk menuntut ilmu sepanjang masa walau harus sampai ke negeri China.

Ketiga, diharapkan setelah selesai ponpes, jangan langsung berfikir untuk kawin, sebab umur masih cukup muda, dan dipandang belum memiliki kematangan untuk berkeluarga. Diharapkan agar seluruh alumni, menimba pengalaman terlebih dahulu, baru berfikir untuk menikah.

Keempat, diharapkan meningkatkan kreatifitas, sebab ternyata anak-anak ponpes itu memiliki potensi kreatifitas yang tinggi dan beragam. Kreatifitas ini harus dikembangkan, sebab terkadang ilmu yang banyak tanpa dibarengi dengan kreatifitas, maka ilmu yang banyak itu tidak bisa dirasakan manfaatnya oleh orang lain dan bahkan oleh diri sendiri.

Kelima, jangan lupakan jasa guru dan orang tua, sebab orang-orang ini adalah orang yang sangat berperan dalam hidup seseorang. Kesuksesan seseorang sangat ditunjang dan ditentukan oleh guru dan orang tua. Oleh karenanya jangan sampai melupakan jasa kedua orang ini.***(acce)