Sejumlah penumpang memadati konter mandala di SSK II
Sejumlah penumpang memadati konter mandala di SSK II

Pekanbaru (SegmenNews)– Pasca pengumuman penghentian operasional maskapai Mandala Tiger Air, per 1 Juli 2014. Sejumlah penumpang memadati konter tiket yang ada di Pekanbaru. Namun penumpang langsung kecewa karena tak ada pegawai yang bertugas.

“Saya dapat informasi dari agen untuk datang ke sini, tapi petugasnya malah tidak di tempat,” ujar Anton, Kamis (19/6/2014).

Padahal Anton telah membeli tiket untuk dua orang dengan harga sekitar Rp 3,3 juta. “Saya beli untuk berangkat 28 Juli 2014 dan pulangnya 13 Agustus 2014. Tapi kalau seperti ini kayak mana? Teman saya lebih parah lagi, sudah pesan lima tiket ke Yogyakarta sebesar Rp 5,5 juta,” sebutnya dengan kesal.

Anton berencana berlebaran dengan keluarga tercinta di Yogyakarta. Menurut Anton semestinya pihak maskapai berada di tempat, supaya penumpang tidak ketat ketir. Sebelumnya dirinya telah dapat rumor soal pemberhentian operasional tigerair. “Tapi sudah saya hubungi, tapi di ujung telpon petugasnya bilang masih terbang sampai November,” sebutnya.

Pantauan di lapangan penumpang semakin siang terus bertambah. Konter Mandala Tigerair yang berada di sebelah maskapai firefly hanya memberi pemberitahuan untuk menghubungi 021-2939.6688.

Seperti yang diinformasikan Mandala Airlines yang memiliki brand Tigerair Mandala secara resmi berhenti beroperasi mulai 1 Juli 2014. Keputusan itu diambil dewan Mandala dengan mempertimbangkan sejumlah faktor mulai dari kondisi pasar dan biaya operasional meningkat akibat depresiasi rupiah yang cukup tajam.

Hal serupa dituturkan Ani, dirinya berencana berangkat tanggal 5 Juli 2014. “Saya dapat pemberitahuan lewat email juga, karena saya mesan tiga tiket seharga Rp 3,3juta, pesan sendiri lewat online,” sebutnya.

Dirinya sudah coba hubungi call center namun tak kunjung ditanggapi. “Nomornya sibuk terus,” kesalnya dilansir bertuahpos.

Dirinya masih berharap pihak maskapai beritikad baik untuk mengembalikan uang tiket. “Kan lumayan uangnya, apalagi saya dengar tadi ada penunpang yang belum refund juga sejak kabut asap lalu,” ujarnya.***(btp)