Indragiri Hulu (SegmenNews.com) – Peristiwa penyerangan ratusan warga Desa Pesajian, Batang Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, terhadap pekerja PT Citra Sumber Sejahtera (PT CSS) mengakibatkan sedikitnya lima dari 17 orang pekerja perusahaan tersebut luka parah.

“Kelima pekerja yang bertugas menanam akasia di areal Hutan Tanaman Industri (HTI) PT CSS terpaksa dilarikan ke Puskesmas Peranap karena mengalami luka berat akibat dipukul warga dengan benda tumpul,” kata Pimpinan PT CSS, Hasri, Sabtu (28/6/2014).

Ia mengatakan, kejadian ini sangat memilukan, hanya persoalan kecil hingga berdampak pada amukan masa, seharusnya dapat dibicarakan dengan baik sehingga tidah terjadi main hakim sendiri dan merugikan banyak pihak.

Kejadian pada Kamis siang (26/6/2014) yang mengakibatkan lima orang pekerja itu langsung dilarikan ke Puskesmas Peranap menimbulkan banyak asumsi, semua yang terluka parah baik itu luka dibagian kepala, wajah, dan bagian badan harus mendapatkan perawatan intensip.

“Satu orang tidak sadarkan diri hingga hari ini, dan akan dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru,” ujar Hasri.

Dijelaskan dia, sebanyak 17 pekerja penanam akasia pada Kamis (26/6/2014) secara tiba – tiba diserang seratusan warga yang mengaku memiliki lahan di dalam konsesi HTI PT CSS. Warga memukuli pekerja tersebut.

Selain memukuli pekerja, warga yang mengklaim pemilik kebun sawit di areal HTI PT CSS juga membakar barak – barak pekerja. Tak hanya itu, satu unit mobil L300 pengangkut pekerja juga hangus dibakar warga tersebut.

“Kasus penyerangan ini sudah kami laporkan kepada pihak kepolisian,” sebutnya.

Kepala Kepolisian Resort kabupaten Indragiri Hulu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto membenarkan adanya konflik antar warga dan pihak PT CSS hingga berujung bentrok fisik, namun saat ini sudah reda dan dapat dikendalikan.

“Akan tetapi proses hukum tetap jalan, pihak kepolisian akan terus melakukan enyelidikan,” katanya. ***

 
Red: hasran
Sumber : antara