Walikota didampingi Wakil Walikota, Seko dan kakemenag, menyerahkan voucher bantuan dana sejumlah pengurus masjid di wilayah  Kelurahan Labuhbaru  Barat, Payung Sekaki, Senin (30/6) di Masjid Al Azhar Labuhbaru Barat.  (Foto Humas)
Walikota didampingi Wakil Walikota, Seko dan kakemenag, menyerahkan voucher bantuan dana sejumlah pengurus masjid di wilayah Kelurahan Labuhbaru Barat, Payung Sekaki, Senin (30/6) di Masjid Al Azhar Labuhbaru Barat. (Foto Humas)

Pekanbaru (SegmenNews.com)-  Perhatian Pemerintah Kota Pekanbaru kepada kehidupan beragama di Kota bertuah yang lagi gencar membangun masyarakat Kota Moderen yang madani tersebut, hal itu dibuktikan dengan penyediaan anggaran bantuan pembangunan masjid atau mushollah yang selalu dianggarakan setiap tahun dalam APBD Pekanbaru scara bergiliran.

Penyerahan bantuan secaraq simbolis dilakukan pemerintah pada momonet kunjungan dan silaturrahmi serta safari Ramadhan yang digelar oleh bagian Adm Kesra Sekretariat Kota Pekanbaru.

Seperti halnya, Senin (30/6) Walikota Pekanbaru Firdaus ST MT Dt Bandar Setia Amanah didampingi Wakil Walikota Ayat Cahyadi SSi Dt Muda Bandar Setia Amanah, Seko Hm Syukri Harto, Forkominda, serta seluruh pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru, Walikota menyerahkan bantuan kepada 4 Masjid di dan 1 Mushollah dan 1 MDA di wilayah Kecamatan Payung Sekaki, yang diserahkan lanmgsung kepada para pengurus masing-masjid dalam moment Safari Ramadhan Pemko di Masjid Al-Azhar Jalan Sepakat Labubaru Barat, Kecamatan Payung Sekaki.

Walikota dalam pengarahannya menyampaikan bahwa mengisi dan memakmurkan masjid lebih sulit dari pada membangun fisik masjid itu sendiri. Karenanya menjadi tugas seluruh insan, orang tua, dan para pemuka masyarakat untuk menanamkan jiwa cinta agama dan cinta Qur-an kepada generasi muda.

“Saat ini kita sedang berusaha membangun dan membantuk masyarakat Kota yang madani, dimana masyarakat madani tersdebut lebih spesifik kita sebut masyarakat agamais atau dan lbih khusus bagi kita umat muslim adalah masayarakt yang Qur-ani,’’ ujar Walikota.

Karena itu menurut Walikota magirib mengaji dan ditambah dengan tadarus sesudah tarawih di bulan merupakan ajang untuk meningkatkan kecintaan generasi muda kepada Alquran yang bukan sekedar untuk dibaca tetapi untuk dipahami dan dihayati serta diamalkan.

“Kalau masyarakat kota ini sudah agamais, maka otomatis masyarakat madani yang kita maksud sudahj tercapai dengan sebenarnya,’’ ulas Walikota.

Seperti juga di tempat safari sebelumnya, selain menyerahkan bantuan dana senilai Rp25 juta, di Masjid Al-Azhar itu Walikota juga menyerahkan paket jam dinding dan Alquran.***(chir/rls)