int
int

Pekanbaru (SegmenNews.com) – Polda Riau siagakan 2 Satuan Setingkat Pleton (SST) anggota Brigadir Mobil (Brimob Riau di 5 desa yang menjadi rebutan Kampar dan Rokan Hulu dan juga di Sinaboi, Rokan Hilir.

“2 SST anggota Brimob itu kita siagakan tidak jauh dari titik yang kita anggap rawan itu,” ujar Kapolda Riau Brigjen Pol Condro Kirono kepada wartawan, Minggu (6/7/2014) usai melepas pasukan Pengamanan Pilpres.

Selain menempatkan anggota Brimob kata Condro, di daerah tersebut juga disiagakan 2 anggota Polisi pada setiap 1 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan dibantu oleh petugas Lingkungan Masyarakat (Linmas).

“1 TPS dijaga 2 anggota Polisi itu kita sebut daerah rawan II, sebab dalam pengamanan TPS pada hari pencoblosan kita bagi dalam tiga katagori atau kita sebut dengan Pola keamanan berjenjang,” ucapnya.

Polanya adalah daerah aman, rawan I dan rawan II. “Untuk daerah aman, 6 TPS akan dikawal 2 anggota Polisi dibantu Linmas. Sedangkan daerah Rawan I, akan ditempatkan 2 anggota Polisi mengawal 3 TPS dibantu Linmas. Terapan ini kita lakukan, dalam upaya memaksimalkan jumlah personil disetiap Polres dan Polsek yang masih terbatas, jika dibandingkan dengan jumlah TPS yang ada saat ini sebanyak 12.166 TPS,” kata Condro.

Untuk melancarkan itu semua, lanjut Condro, Polda Riau sudah mempersiapkan personil, yang siap memberi pengamanan agar tidak terjadi keributan dan aksi anarkis masa.

“Jika terjadi keributan anggota yang sudah kita siapkan yakni 1 regu di Polsek, 1 Pleton pasukan Brimob Polres, dan 1 pleton Dalmas langsung diturunkan. Jika masih kurang 1 Kompi Brimobda yang disiagakan di masing-masing Polres juga dikerahkan,” jelasnya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo menambahkan, pihaknya telah melakukan berbagai antisipasi terkait ancaman gangguan keamanan yang dimungkinkan terjadi pada saat berlangsungnya pemungutan suara nanti.

“Selain menerjunkan anggota untuk pengamanan keseluruh kabupaten/kota , kita juga sudah siapkan personil Polri lainnya yakni kekuatan cadangan dan ini kita turunkan kalau memang dibutuhkan,” ujarnya.

Dia mengimbau masyarakat agar dapat bersama-sama saling bertoleransi untuk menjaga keamanan dan tidak memancing tindakan provokasi. “Pilihlah calonnya, dan tetap bersikap tertib, jika ada hal-hal yang dianggap meresahkan, segera laporkan kepada kepolisian,” kata Guntur.***