net
net

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Pemerintah Provinsi Riau berencana dalam waktu dekat ini akan melakukan pemetaan terhadap lokasi dan penerima rumah layak huni (RLH), diperkirakan tahun 2015 mendatang rumah layak huni program daerah ini akan mulai dilakukan pembangunan fisiknya.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Desa (BPM Bangdes) Riau, Daswanto dalam keterangannya, Senin (7/7/14) di Pekanbaru mengatakan, pemetaan ini perlu dilakukan agar desa yang dibantu rumah layak huni tidak bermasalah di kemudian hari.

Dikatakannya, tidak semua desa memenuhi syarat untuk dibangun rumah layak huni. Untuk desa yang masuk dalam kawasan hutan konservasi atau hutan lindung tidak akan mendapat bantuan rumah layak huni karena bisa bermasalah nantinya.

“Karena itu, kita harus terlebih dahulu memetakan desa-desa mana saja yang memungkinkan mendapat bantuan rumah layak huni. Dalam pemetaan itu juga nantinya akan diperoleh berapa jumlah rumah yang akan dibangun di masing-masing desa,” ungkapnya.

Deswanto mengatakan dalam pemetaan itu akan disebutkan beberapa indikator masyarakat penerima rumah layak huni. Bagi masyarakat miskin yang tidak punya lahan, akan dilakukan sinkronisasi dengan pemerintah kabupaten/kota setempat dengan harapan bisa disediakan lahannya.**(Chir)