Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT Datuk Bandar Setia Amanah, Kamis (10/7/14), meninjau keberadaan beberapa pelabuhan di Pekanbaru. (foto humas)
Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT Datuk Bandar Setia Amanah, Kamis (10/7/14), meninjau keberadaan beberapa pelabuhan di Pekanbaru. (foto humas)

Pekanbaru (SegmenNews.com)- Walikota Pekanbaru, Firdaus ST MT Datuk Bandar Setia Amanah, Kamis (10/7/14), meninjau keberadaan beberapa pelabuhan yang ada di kota Pekanbaru. Tujuannya untuk melakukan inventarisir, penataan dan perapian pelabuhan yang sudah ada termasuk pelabuhan rakyat.

Kunjungan pertama Wako melihat keberadaan Pelabuhan PT Bandar Teguh Abadi, berlokasi di daerah Teluk Lembu Sei Duku, pelabuhan kedua milik PT Radic Wibawa Perkasa, di Jalan Sembilang ujung no 1.

“Dalam rangka menginventarisir aktifitas pelabuhan di Pekanbaru sebagai data awal untuk pembangunan pelabuhan di Kawasan Industri Tenayan,” ujar Walikota kepada wartawan yang ikut dalam rombongan tersebut.

Menurut Walikota, nantinya pelabuhan-pelabuhan kontener ini akan kumpulkan menjadi satu di pelabuhan yang permanen pada lokasi Kawasan Industri Tenayan (KIT).

Namun sebelum lahan KIT terealisasi, pelabuhan yang ada saat ini perlu dirapikan, karena ini menjadi super bloknya Meranti Pandak sehingga perlu di perbaiki juga agar tidak serabutan. Makanya Walikota meminta pemilik dari pelabuhan Radic untuk merapikan pelabuhannya saat ini.

“Saat ini pelabuhan ini masih darurat. Ini pelabuhan yang bekerjasam antara pemko dan Radic, maka kita mintakan di bangun dan dibenahi,” ulas Walikota.

Berbicara realisasi KIT sejauh ini Firdaus menjelaskan, tahun ini sudah memasuki study kelayakan dan rencana induk master plan, dan tahun 2015-2016 masuk bangunan fisik. Sehingga pelabuhan yang tercecer ini akan segera tertampung di KIT

Walikota menegaskan bahwa nantinya setelah pelabuhan induk sudah rampung maka seluruh pelabuhan yang ada akan di pusatkan di Pelabuhan induk tersebut.

“Sekarang belum bisa kita pindahkan karena kita belum memliki fasilitas untuk itu. Kalau sudah tuntas pembangunan pelabuhan induk nantinya, barulah semuanya kita tempatkan semuanya di sana, sementara pelabuhan induk belum rampung, maka kita minta pelabuhan yang ada untuk dibenahi dan dirapikan oleh para pemilik atau pengelolanya,” papar Walikota lagi.

Ditambahkan Walikota bahwa Pemko akan berkoordinasi dengan Kementrian Perhubungan untuk menyediakan segala kebutuhan fasilitas perhubungan.

Direktur Radic Wibawa Perkasa, Heppy Triana Eriza, saat di mintai tanggapannya mengakui siap menata pelabuhan miliknya.

“Kita dengan Dishub akan membangun dermaga rencananya habis lebaran,” ujarnya singkat.

Pelabuhan ini dihibah pakaikan dari Chevron Pacifik Indonesia (PCI) ke Pemko selama 20 tahun, sekarang sudah memasuki tahun ke 12.***(chir)