Bentrokan dan warga tewas (foto:rtc)
Bentrokan dan warga tewas (foto:rtc)

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Bentrokan antar warga Desa Aliantan dan Desa Kabun, Kecamatan Kabun yang mengakibatkan seorang warga Desa Aliantan, Endar Dini (51) meninggal dunia dan enam unit kendaraan sepeda motor terbakar. Situasi di dua Desa saat ini masih mencekam.

Kapolres Rokan Hulu, AKBP Onny Trimurty, Sabtu (19/7/14) kepada SegmenNews.com mengatakan pihaknya masih dilapangan untuk menyelesaikan permasalahan dengan warga dua Desa yang terlibat, sehingga belum bisa memberikan keterangan.

“Ya, saya sedang sama warga ini, menyelesaikannya. Nanti kita kabari,” singkat Kapolres diujung telephon.

Sementara itu dari informasi Camat Kabun, Muhammad Zaki, hingga sore ini Kapolres Rokan Hulu dan jajaran dari Polda Riau masih dilapangan melakukan proses Hukum dan upaya perdamaian antara masyarakat bentrok. Menurutnya, bentrokan dipicu kesalah pahaman antar pemuda dua Desa tersebut.

Lanjutnya, warga dua Desa Aliantan dan Desa Kabun sejak dahulunya memang sering terjadi pertikaian. Namun kali ini dua Desa tersebut bentrok diakibatkan pemuda.

“Ya, tadi malam sempat terjadi bentrok, dua Desa itu dahulunya memang sering bentrok. Tapi kali ini dipicu pemudanya. Dari informasi yang saya dapat, satu orang warga Aliantan meninggal dunia, beberapa unit kendaraan bermotor terbakar dan beberapa unit kendaraan roda empat rusak akibat bentrok.

Peristiwa bentrokan tersebut bermula, Jumat (18/7/14) sekitar pukul 17:30 Wib terjadi saling lempar antar pemuda dua Desa.

Atas kejadian tersebut pemuda Aliantan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kabun. Tiba-tiba datang warga Aliantan mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi dan hampir mengenai warga Kabun sekitar pukul 22:30 WIB, akibatnya terjadi lemparan batu dan memicu perkelahian masal.

Perkelahian tersebut menimbulkan korban jiwa dengan luka tusuk di leher dan kepala memar dengan menggunakan benda tumpul, kemudian dibawa ke Puskemas Kabun.

Pada pukul 00:30 Kapolres dan Wabup Kabupaten Rohul tiba di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) untuk meredam perkelahian pada pukul 01:00 WIB rombongan Kapolres melihat korban di poliklinik.***(r4n/acce)