matiPangkalan Kuras (SegmenNews.com)- Seorang siswa SMK bernama Rio Kasmadani (16) warga Desa Sialang Indah, kecamatan Pangkalan Kuas, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau tewas usai tabrakan dengan mobil truk Hino BM 9275 MF di Jalan Poros Sialang Indah, Senin (21/7) sekitar pukul 16.30 WIB.

Data yang berhasil dirangkum di kepolisian menyebutkan bahwa tabrakan maut itu terjadi saat korban berangkat dari rumah mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU tanpa nomor polisi menuju Jalan Lintas Timur tanpa di ketahui pasti tujuannya.

Diperjalanan melewati jalan menikung di jalan poros Sialang Indah tiba-tiba korban hilang kendali dan jatuh terseret bersama kenderaanya ke bahu jalan. Tapi naas disaat bersamaan datang mobil truk Hino yang dikemudikan oleh Edi Sutiyawan (26).

Melihat ada pengendara motor jatuh terpental di tengah jalan, supir truk hino berusaha menghindar. Tapi jarak sudah dekat, maka tabrakan tidak terhindar. Alhasil korban usah jatuh kembali menabrak bagian depan mobil truk tersebut yang mengakibatkan mengalami luka parah.

Warga yang melihat ada kecelakaan, segera memberikan pertolongan dan menghubungi petugas kepolisian. Unit Lantas Polsek Pangkalan Kuras yang mendapat laporan segera turun ke lokasi kejadian, bersamaan dengan petugas Unit Lakalantas Polres Pelalawan dibawa pimpinan Kanit Ipda JPT Silaban.

Tapi kondiri korban yang mengalami luka cukup parah akibat kepala mengalami pendarahaan dan sekucur tubuhnya luka-luka saat di larikan ke RS Evarina Pangkalan Kerinci meninggal dunia di perjalanan. Sementara supir truk dan barang bukti mobil dan sepeda motor korban langsung diamankan ke Pos Lantas Sorek.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Paur Humas Ipda Edy Haryanto, membenarkan adanya kecelakaan yang menewaskan pengendara sepeda motor tersebut.

“Sekarang kasusnya masih diselidiki Unit Lakalantas Polres Pelalawan, untuk memastikan penyebab kecelakaan,” ujar Paur Humas.

Sementara untuk proses pemeriksaan supir truk masih diamankan di Unit Lakalantas Polres Pelalawan bersama barang buktinya, sedangkan korban yang meninggal dunia usai divisum telah dijemput keluarga untuk dikebumikan di daerah tempat tinggalnya tersebut.***(arifin)