ins
ins

Rengat (SegmenNews.com)– Jelang lebaran pada H-5 mendatang truck dilarang melewati jalur lintas tengah dan timur. Larangan tersebut untuk memperlancar arus mudik lebaran disua jalur tersebut.

“Larangan melintas di Jaltim dan jalteng dalam wilayah Inhu sudah disampaikan kepada seluruh pengusaha angkutan. Sehingga mulai H-5 hingga H+5, truk angkutan CPO, batu bara dan angkutan berat lainnya dilarang beroperasi sementara waktu,” ungkap Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto melalui Kasat Lantas Polres Inhu AKP Ari Setyawan Wibowo.

Dijelaskan Kasat Lantas, meski angkutan berat dilarang beroperasi mulai H-5, namun aturan pemerintah tersebut ada pengecualian, yakni terhadap truk angkutan sembako dan angkutan BBM. Mengingat muatan truck tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat banyak dan tidak mungkin dilarang melintas.

Selain truk angkutan berat, Kasat Lantas juga melarang masyarakat menggunakan mobil bak terbuka untuk mengangkut penumpang saat mudik lebaran. Jika kedapatan, Satlantas Polres Inhu akan melakukan tilang.

“Kita sudah sering menyampaikan imbauan agar mobil bak terbuka tidak digunakan untuk membawa penumpang, apalagi saat mudik lebaran ini. Karena kondisi itu akan berbahaya, dapat menimbulkan korban jiwa jika terjadi kecelakaan,” ujarnya.

Kasat Lantas juga mengimbau kepada para pemudik yang akan menggunakan sepeda motor agar tidak membawa penumpang dan barang secara berlebihan. Selain itu pengendara sepeda motor diminta tetap mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku.

Ditambahkan Kasat, selain mendirikan Pos Pelayanan pada tiga titik di Jalur Lintas Timur wilayah Kabupaten Inhu, Satlantas Polres Inhu juga membagikan peta kondisi jalan wilayah Kabupaten Inhu serta menyebar nomor pelayanan dan pengaduan yang bisa dihubungi selama 24 jam. “Jika ada kecelakaan atau kendala lain saat mudik dapat menghubungi nomor pelayanan 081281767317 atau nomor pengaduan 081372889116,”jelasnya.

Dari pantauan dilapangan pada pukul 12.30 wib, Rabu (23/7) masih terlihat truk pengangkut sepeda motor dan juga sawit melintas di jaltim. Demikian juga dengan mobil tronton lainnya juga masih melintas walaupun jumlahnya tidak terlalu banyak. ***(ds/ur)