idul fitriPekanbaru (SegmenNews.com)– seluruh pejabat di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kab Rokan Hulu (Rohul), merayakan hari Raya Idul Fitri 1435 H di rumah Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Senin (28/7/2014) bertempat di Perumahan Wisma Kualu Permai, Jalan Sukakarya, Panam, Kelurahan Tuah Karya, Kec Tampan, Kota Pekanbaru.

Para Pejabat yang merayakan hari Raya Idul Fitri tersebut adalah Kasubbag Tata Usaha Drs H Zulkifli Syarif MPdI, Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H Elfalisman SAg, Penyelenggara Syari’ah Drs H Martillevi Saleh MSy, Kepala MAN Pasir Pengaraian Dewi Samiwardani SPd.

Hadir juga bersama, Kepala MTsN Rambah Akhiruddin SAg, Kepala MTsN Dalu-Dalu Drs Muslim, Kepala MIN Pasir Pengaraian Nizar Rofiki SPdI, Kepala KUA Kecamatan se Rohul, dan staf Kemenag Rohul lainnya.

Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan bahwa berlebaran ini dimaksudkan untuk meningkatkan shilaturrahim antara pejabat Kemenag se Rohul, yang secara khusus dilaksanakan sekali dalam setahun, bertepatan dengan hari Raya Idul Fitri.

Idul Fitri artinya adalah kembali kepada fitrah, kembali kepada kesucian diri, setelah melaksanakan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan penuh, sesuai perintah Allah SWT dalam Alqur’an : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, mudah-mudahan kamu menjadi orang yang bertakwa”(Q.S.Al-Baqarah:183), tegasnya.

Menurut Ahmad Supardi, tradisi berlebaran ini adalah kebiasaan baik yang dilaksanakan oleh umat islam, sehingga dengan demikian terjalin hubungan shilaturrahim, hubungan kasih sayang, yang pada gilirannya melahirkan sikap saling tolong menolong, nasehat menasehati, persatuan dan kestauan, karena memang umat Islam itu bersaudara.

Rasa persaudaraan, hubungan shilaturrahim, harus terus dibina, dipelihara, dipupuk, dan dikembangkan secara terus menerus dan berkesinambungan, sehingga hubungan baik tetap terjalin, dan bila ada hubungan yang putus, kusut, dan bahkan retak, agar dirajut kembali, sehingga hubungan menjadi lurus, rasa kasih sayang tetap terjaga, papar Ahmad Supardi.

Ahmad Supardi menjelaskan bahwa bershilaturrahim ini pada dasarnya, bukan hanya dilaksanakan pada saat Idul Fitri saja, tetapi juga dilaksanakan pada setiap saat, kapanpun dan dimana sajapun, sehingga hubungan kasih sayang tetap terjalin dengan apik di kalangan umat Islam.***(rls)