Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA
Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Rokan Hulu (Rohul) Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, meminta umat Islam se Rohul untuk tidak terpengaruh terhadap ajakan kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) atau Negara Islam di Irak dan Suriah, sebab ISIS adalah kelompok radikal yang menggunakan kekerasan untuk untuk memperjuangkan sesuatu yang diyakini dan bahkan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan.

“Mereka ingin memperjuangkan negara Islam di Iraq dan Suriah. Umat Islam Indonesia umumnya, khususnya umat Islam Rohul, tak perlu terpengaruh dan ikut-ikutan, apalagi mengambil tindakan-tindakan radikal, yang bertentangan dengan Islam Rohmatan Lil Alamien”, ujar Ahmad Supardi melalui Press Releasenya, Kamis (7/8/2014).

Ahmad Supardi lebih lanjut mengatakan, ajaran dalam Islam yaitu mengajak dan merangkul semua kalangan dengan cara dan untuk tujuan yang baik, bukan menebar ketakutan, kekerasan, dan apalagi permusuhan, sehingga menimbulkan korban, menghilangkan nyawa orang dan bencana yang lebih besar.

Ahmad Supardi juga meminta semua pimpinan dan pengurus organisasi Islam se Rohul, agar menebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin dan dapat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Kita ini tinggal dan hidup di Indonesia, maka mari kita jaga keutuhan Indonesia”, pintanya.

Ditambahkannya, di era globalisasi dan demokratisasi serta penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) ini, kita harus mampu memperkuat diri sendiri, melindungi dan membentengi diri, keluarga, masyarakat, dan umat, guna menangkal anasir yang bisa mengusik keutuhan kita sebagai sesama umat beragama, berbangsa, dan bernegara.

Sebelumnya beredar video warga negara Indonesia (WNI) yang mengajak umat islam bergabung dengan kelompok ISIS. Video berdurasi 8 menit itu menyerukan ajakan kepada umat Islam untuk bergabung dan menyatakan dukungan terhadap kelompok bersenjata tersebut.
ISIS tengah menjadi sorotan dunia karena menggunakan cara-cara kekerasan untuk memperluas pengaruhnya. Kelompok pimpinan Abu Bakar Al-Baghdadi itu diduga telah melakukan perekrutan di Indonesia untuk diberangkatkan ke Irak dan Suriah. Namun dirinya yakin, bahwa umat Islam Rohul tidak terpengaruh dengan hal-hal itu, sehingga tidak merusak julukan Rohul sebagai Negeri Seribu Suluk, tegas Ahmad Supardi.***(acce/rls)