padPekanbaru (SegmenNews.com)– Hingga kini Retribusi parkir merupakan salah satu Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang di kelola oleh Dinas Perhubungan (DishuB-) Pekanbaru. Namun memasuki semester dua baru terealisasi 40 persen dari total Rp6,5 Miliar.sementara diharapkan harusnya bisa tercapai realisasi 60 persen, yakni target Rp4,5 Miliar.

Kepala Dishub Pekanbaru, Syafril, ketika ditemui, Jumat (8/8/14) mengatakan bahwa saat ini jumlah pemasukan yang diperoleh dari retribusi parkir baru sekitar 40 persen atau Rp 3 M.

“Hingga bulan ini baru sekitar Rp 3 M yang kita peroleh dari retribusi parkir. Kita akan terus menggesa pemungutan retribus parkir tersebut. Target kita pada tahun ini sebanyak Rp6,5 miliar,” ujar Syafril.

Masih kata Syafril,untuk mendongkrak penerimaan itu setiap koordinator parkir wajib membayarkan retribusi kepada Dishub setiap tiga bulan sekali. Jika tidak, maka Surat Perintah Tugas (SPT) mereka akan dicabut dan diberikan ke pengelola yang baru.

“Untuk menggesa pendapatan kita, kita tegaskan kepada pengelola parkir untuk rutin membayarkan retribusi setiap tiga bulan sekali. Jika merek masih menunggak, maka akan kita tanggung biaya tersebut dan di bulan keempat sudah kita cari penggantinya,” tutupnya.***(ur)