ROKAN HULU (SegmenNews.com)- Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kab Rokan Hulu (Rohul), menghadiri perayaan Halal Bi Halal antara Pemerintah Kabupaten Rohul bersama Himpunan Kekeluargaan Rokan Hulu (HKR Rohul) Kota Pekanbaru dan sekitarnya, Minggu (10/8/2014) bertempat di hotel Pangeran, Kota Pekanbaru.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Rohul Drs H Achmad MSi, Wakil Bupati Ir H Hafith Syukri MM, Dandim Rohul, Kepala Kejaksaan Negeri Rohul H Syafiruddin SH, Ketua Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian, Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA.

Hadir juga Sekda Rohul Ir Damri, Para Staf Ahli, Para Asisten, Kepala Inspektorat Rohul, Para Kepala Dinas/Badan/Kantor di lingkungan Pemkab Rohul, Camat se Rohul, Ketua PKK Rohul Hj Magdalesni Achmad, Pengurus dan Anggota Dharma Wanita Rohul, dan para pejabat lainnya dari Pemkab Rohul.

Hadir seluruh Pengurus HKR Kota Pekanbaru, antara lain Yusmar Yusuf, Hj Roslaini Ismail Suko, Hj Septina Primawati Rusli, Yusmar, H Azwar Azis SH MSi, Toke Rusli Ahmad yang adalah Wakil Ketua DPRD Rohul, H Auni M Noor SE MM, dan ribuan tokoh dan anggota HKR lainnya.

Bupati Rohul Drs H Achmad MSi mengatakan bahwa Halal bi Halal ini dimaksudkan untuk meningkatkan shilaturrahim antara Pemerintah Kab Rohul bersama masyarakat Rohul di Kota Pekanbaru, dengan harapan seluruh masyarakat Rohul dimnana saajapun berada harus memberikan kontribusi untuk kemajuan Rohul.

Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, usai acara mengatakan bahwa Idul Fittri artinya adalah kembali kepada fitrah, kembali kepada kesucian diri, setelah melaksanakan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan penuh, sesuai perintah Allah SWT dalam Alqur’an : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, mudah-mudahan kamu menjadi orang yang bertakwa”(Q.S.Al-Baqarah:183), tegasnya.

Menurut Ahmad Supardi, tradisi berlebaran ini adalah kebiasaan baik yang dilaksanakan oleh umat islam, sehingga dengan demikian terjalin hubungan shilaturrahim, hubungan kasih sayang, yang pada gilirannya melahirkan sikap saling tolong menolong, nasehat menasehati, persatuan dan kesatuan, karena memang umat Islam itu bersaudara.

H Abdul Somad Lc MA dalam ceramahnya mengatakan, Rasa persaudaraan, hubungan shilaturrahim, harus terus dibina, dipelihara, dipupuk, dan dikembangkan secara terus menerus dan berkesinambungan, salah satunya melalui Halal bi Halal ini, sehingga hubungan baik tetap terjalin, dan bila ada hubungan yang putus, kusut, dan bahkan retak, agar dirajut kembali, sehingga hubungan menjadi lurus, rasa kasih sayang tetap terjaga, jelasnya.***(acce)