Kepala BKD Kota Pekanbaru, Azharisman Rozie
Kepala BKD Kota Pekanbaru, Azharisman Rozie

Pekanbaru – (SegmenNews.com) – Kota pekanbaru masih kekurangan tenaga pendidik, untuk itu pemerintah membuat gagasan baru yaitu redistribusi guru atau pemetaan guru. Hal ini dilakukan karena tenaga pendidik di pekanbaru belum terpenuhi secara merata. Di sekolah favorit mendapatkan guru yang berlebih, sementara disekolah yang biasa masih kekurangan guru.

H.Azharisman rozie kepala BKD pekanbaru ditemui segmennews.com diruangannya mengatakan, Diharapkan kedepannya tenaga pendidik di kota dapat terpenuhi tidak ada sekolah yang kekurangan guru, jelas Harris

“Sekarang kita masih kekurangan guru di sekolah dasar (SD) 67 sekolah menengah pertama (SMP) 105 Sekolah menengah atas dan kejuruan (SMA & SMK) 150 guru”, terang Harris.

Guru sekolah menengah pertama (SMP) yang berlebih akan dipindahkan ke sekolah dasar (SD) menjadi guru walikelas, juga nanti nya perpindahan guru antar sekolah dengan tingkatan yang sama.

” Bagi guru yang dipindahkan jangan di takut dengan tunjangan sertifikasi karena selama dua tahun guru yang di pindahkan dapat mengurus sertifikasinya kembali, Biaya sertifikasinya akan di tanggung pemko”, tambah Harris

“Untuk menanggulangi kekurangan guru bidang studi ,walikelas, penjas dan agama termasuk agama kristiani di pekanbaru nantinya di ajukan dalam formasi cpns dan ditambah dengan peneriman guru bantu kedepannya”. tutup Harris.***(Chir)