Bupati Pelalawan HM.Harris mengajak Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Propinsi Riau Brigjen, Bambang Yogatama berkunjung ke Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Langgam Power
Bupati Pelalawan HM.Harris mengajak Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Propinsi Riau Brigjen, Bambang Yogatama berkunjung ke Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Langgam Power

PANGKALANKERINCI (SegmenNews.com)– Bupati Pelalawan HM.Harris mengajak Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Propinsi Riau Brigjen, Bambang Yogatama berkunjung ke Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Langgam Power usai melakukan rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pelalawan Rabu (13/8/2014).

Setibanya di lokasi, PLTMG Langgam Power, Bupati Pelalawan dan Kabinda Propinsi langsung meninjau mesin pembangkit listrik.Selanjutnya rombongan menuju lokasi pembangunan mesin baru. Ikut dalam rombongan, Kejari Pelalawan Adnan,SH,Kadistamben Yumardi,S.Sos dan Kesbanglinmaspol Abdul Karim.

Kabinda Propinsi Riau, Bambang Yogatama saat itu mengapresiasi kerja keras Pemkab Pelalawan dalam mewujudkan PLTMG Langgam Power merupakan langkah positif dan patut dicontoh.

“Riau ini Sumber Daya Alamnya luar biasa. Pelalawan dengan gasnya mampu membangun Pembangkit listrik yang patut diacungi jempol. Saya bangga dengan Bupati Pelalawan,” Paparnya.

Sedangakan Set manager project penambahan mesin PLTMG Langgam Power Maringan menyatakan bahwa pembangunan mesin terus berjalan dengan lancar.

“Ada penambahan 7 mesin dengan kapasitas arus daya 35 MW.2 mesin akan beropersi awal September.Kemusian pertengahan september ada 3 mesin yang kembali beroperasi.Selanjutnya akhir Desember 2 mesin akan diopersikan. Jadi total semua ada 12 mesin ditambah dengan 5 mesin yang sudah beroperasi dengan kapasitas daya arus listrik sebesar 50 MW.” Tukasnya.

Bupati Pelalawan HM.Harris menjelaskan penambahan arus daya hingga 50 MW secara bertahap hingga Akhir Desember 2014 dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Pelalawan terhadap listrik.

“Saat ini Kita ada 5 mesin yang sudah beropersi dengan kapasitas daya 15 MW.Selanjutnya Awal September akan beroperasi 2 mesin. Pada pertengahan September kembali dioperasikan 3 mesin dan pada akhir Desember 2 mesin. Jadi nantinya Kita memiliki 12 mesin dengan kapasitas arus daya sebesar 50 MW,” sampai Bupati.***(fin)