ilustrasi
ilustrasi

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com) – Tim Sat Narkoba Polres Pelalawan berhasil mengulung tiga kawanan narkoba masing-masing berinisial JS (29) warga Jalan Arbes, gang Wajib ceria, MW (26) warga Perumahan Setia Insandi Pangkalan Kerinci, dan ES (23) warga perumahan Pelalawan Regensi Jalan Mess Pemda Pangkalan Kerinci.

Ketiga tersangka ditangkap di dua lokasi berbeda, yakni JS dan MW ditangkap di Jalan Keluarga Ujung, dengan barang bukti satu paket ganja dan satu paket sabu-sabu,kemudian tersangka RS ditangkap di rumahnya dengan barang bukti sebanyak 10 paket sabu-sabu siap edar.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH ketika dikonfirmasi, melalui Kasat Narkoba AKP Edi Yasman, Senin(18/8) kemarin, membenarkan adanya penangkapan tiga tersangka narkoba jenis sabu-sabu dan ganja tersebut.

”Ketiganya masih satu jaringan, hal ini diketahui setelah kita lakukan pengembangan dalam beberapa hari, akan tetapi bandar besarnya berhasil meloloskan dan kini dalam pengejaran. Sedangkan ketiga pelaku telah kita amankan,” ujar Kasat Narkoba.

Dijelaskan Kasat Narkoba, bahwa penangkapan pertama kali adalah MW yang sudah jadi target operasi (TO) setelah mendapat informasi dari masyarakat kalau yang bersangkutan merupakan salah satu pengedar sabu-sabu. Dan setelah personil yang dikerahkan ke lapangan melakukan penyelidikan akhirnya membuahkan hasil.

”Kita mendapat informasi kalau TO kita akan melakukan transaksi di Jalan Keluarga, maka tim langsung turun untuk melakukan penangkapan. Selain MW ditangkap dengan satu paket sabu-sabu rekannya, JS juga ditangkap dan ditemukan satu paket ganja, jadi keduanya langsung diamankan, Selasa (12/8) pekan lalu,” ungkap Edi.

Namun kemudian di kembangkan kalau pengakuan tersangka MW mendapat sabu dari rekannya ES. Selang beberapa hari kemudian, tersangka ES berhasil terhendus dan ditangkap saat berada di rumahnya, ketika di lakukan pengeledahan ditemukan dalam kantong plastik warna putih berisi 10 paket kecil sabu-sabu siap edar. Atas penemuan 10 paket sabu itu, ES tidak dapat berkilah, hingga saat dilakukan tes urine positif mengkomsumsi narkoba.

Tapi sayang saat bandar dan pemasoknya ditunggu tidak kunjung datang, walau beberapa hari diuber polisi tapi keburu mengetahui kaki tanganya telah ditangkap polisi.***(fin)