Kondisi Puskesmas Rawat inap Lubuk Dalam,  Juli 2014
Kondisi Puskesmas Rawat inap Lubuk Dalam, Juli 2014

SIAK (SegmenNews.com)- Tahun 2013 lalu, Dinas Kesehatan Provinsi Riau menganggarkan hampir Rp100 miliar untuk pembangunan Puskesmas Rawat Inap di kabupaten/kota. Namun sayangnya, banyak pekerjaan tersebut yang tidak selesai dan diduga di korupsi.

Dari sekian banyak Puskesmas Rawat Inap yang dibangun melalui APBD Riau pada Dinas Kesehatan Provinsi Riau tersebut, tiga di antaranya di Kabupaten Siak dengan total nilai sekitar Rp8 miliar. Informasi yang diperoleh, ketiga proyek tersebut tidak tuntas hingga saat ini.

Informasi tidak tuntasnya pembangunan tiga Puskesmas Rawat Inap yang didanai oleh Dinas Kesehatan Provinsi Riau ini, ternyata juga diperoleh pihak Kejaksaan Negeri Siak Sri Indrapura. Bahkan pihak Kejaksaan memperoleh informasi adanya dugaan penyimpangan pada proyek tersebut.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Siak Sri Indrapura, M Emri Kurniawan, kepada wartawan, Sabtu (23/8), membenarkan pihaknya memperoleh informasi pembangunan tiga Puskesmas Rawat Inap yang didanai APBD Provinsi Riau tidak tuntas tahun 2013 lalu.

Sebagai masukan kepada penyidik Kejaksaan Negeri Siak, menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Kontraktor Konstruksi Indonesia, Syakirman, dirinya memperoleh laporan bahwa dana yang dibayarkan oleh Dinas Kesehatan Riau untuk pembangunan Puskesmas rawat Inap di Kabupaten Siak tersebut tidak sesuai dengan progres pekerjaan tersebut.Ingin tahu kelanjutannya? Baca Koran Riau Realitas Edisi Minggu IV 25-31 Agustus 2014.***(ran)