Teluk Kuantan (SegmenNews.com)- PT Duta Palma Nusantara (DPN) kembali di kepung sekitar 5.000 massa yang datang dari Kenegerian Kopah Kecamatan Kuantan Tengah, Kenegerian Cengar Kecamatan Kuantan Mudik, Kenegerian Koto Rajo Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.

Massa yang datang itu menggelar aksi demo untuk kesekian kalinya, dengan menuntut hak mereka (warga) dari PT Duta Palma Nusantara. Bahkan tiga unit mobil perusahaan yakni toyota hilux, estrada dan truk pelansing buah sawit terbakar dalam aksi itu, walau para demonstran mengaku tidak tahu siapa pelakunya.

Masyarakat yang terdiri dari enam desa di Kenegerian Kopah, menuntut agar haknya atas tanah ulayat seluas 11.900 hektare segera dikembalikan kepada masyarakat setempat.

Menurut Ketua Tim Perjuangan Tanah Ulayat Kenegerian Kopah, Efendi dihubungi wartawan membenarkan aksi tersebut. Karena selama ini pihak perusahaan telah semena-mena mengambil tanah ulayat tanpa adanya kesepakatan dengan masyarakat Kenegerian Kopah.

“Mereka memperpanjang HGU tidak melibatkan masyarakat Kenegerian Kopah,” tegasnya.

Dijelaskannya, setelah melakukan aksi demo tadi pagi, pihaknya menuntut perusahaan itu agar dilakukan hearing nantinya di DPRD Kuansing. Untuk itu diberi waktu pihak perusahaan tujuh hari ke depan untuk berunding di DPRD Kuansing, jika pihak perusahaan tidak mengindahkan maka aksi akan lebih besar lagi akan terjadi.

Namun dalam aksi tersebut tersiar kabar, dua unit mobil milik PT. DPN yang sedang berada dilokasi parkir pabrik, hangus dibakar massa. Dibakarnya dua unit mobil milik perusahaan itu, sebagai bentuk kekesalan masyarakat terhadap arogansi pihak perusahaan selama ini.

Sementara Kapolres Kuansing melalui Kasubag Humas, Ipda Musabi ketika dihubungi Wartawan KapurNews.com melalui handphone selulernya membenarkan aksi demo warga, sehingga dikerahkan sekitar 100 personil yang lengkap dengan peralatan dan mobil Dalmas Polres Kuansing.

Namun jumlah personil bisa akan bertambah dan nunggu hasil ekstalasi di lapangan dan untuk pengamanan aksi massa tersebut, Polres juga dibantu dari Polsek Kuantan Mudik, Polsek Kuantan Tengah, Polsek Benai dan Polsek Kuantan Hilir. Karena warga yang datang dari berbagai penjuru baik dari Cengar Kuantan Mudik, Seberang Teluk kuantan dan Kopah, Benai dan Koto Rajo Kuantan Hilir Seberang.

“Pengamanan ini langsung dipimpin Kabag Ops Polres Kuansing, Kompol Azwar, S.Sos, M.Si ” Ujarnya.

Namun soal aksi pembakaran terhadap mobil milik PT. DPN, memang ada jenis toyota dan jumlahnya sedang di cek ke lapangan karena hanya baru satu unit yang terlihat, ungkapnya lagi.***(Tk-1/kpr)