petugas telle (int)
petugas telle (int)

Jakarta(SegmenNews.com)- Harga emas menggelinding lagi ke posisi yang lebih rendah pada penutupan perdagangan Senin di Bursa New York, Amerika Serikat. Kondisi ini dipengaruhi oleh risiko utama dari konflik global telah mereda.

Seperti diberitakan Marketwatch, Selasa 9 September 2014, harga kontrak emas untuk pengiriman Desember ditutup pada level US$1.254,30 per ounce, atau turun 1 persen dari posisi US$1.267,30 pada Jumat pekan lalu.

Emas mengakhiri sesi perdagangan hari Jumat dengan catatan positif, meskipun gagal bertahan pada banyak keuntungan yang dipicu dari laporan ketenagakerjaan AS yang tidak sesuai dengan perkiraan sebelumnya.

Analis dari INTL FCStone, Edward Meir, memperkirakan bahwa kelemahan umum di emas bisa berlangsung lebih lama.

“Anehnya, ketegangan geopolitik tampaknya tidak akan menciptakan banyak penawaran, kami menduga bahwa ini dikarenakan gejolak politik yang tidak jelas berdampak pada pasar saham atau obligasi global melakukan reli,” ujar Meir.

Analis dari Barclays, Suki cooper, juga mencermati bahwa logam mulia tampak lebih rentan terkait pekan lalu Bank Sentral Eropa mengambil kebijakan untuk memotong suku bunga acuan serta mengumumkan program stimulusnya untuk pembelian aset mulai Oktober.

“Meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga AS dan penguatan dolar juga akan membebani emas,” kata Cooper.

Pasar domestik

Di dalam negeri, Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk melaporkan harga emas batangan pada transaksi hari ini turun.

Harga emas batangan Antam kini dijual Rp528.000 untuk ukuran 1 gram atau turun Rp1.000 dibanding harga perdagangan pada Senin 8 September 2014.

Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.495.000, ukuran 10 gram Rp4.940.000, ukuran 25 gram Rp12.275.000, ukuran 50 gram Rp24.500.000, dan ukuran 100 gram dijual Rp48.950.000.

Harga emas ukuran 250 gram dipatok pada level Rp122.250.000 dan ukuran 500 gram mencapai Rp244.300.000.

Adapun harga beli kembali (buyback) emas Antam, hari ini dipatok pada level Rp471.000 per gram atau turun Rp3.000 dibanding transaksi sebelumnya.***

 

Red:hasran

Sumber: viva