OJK (int)
OJK (int)

PEKANBARU (SegmenNews.com)- Dikonfirmasi persoalan Bank Riau Kepri terkait obligasi, daftar orang tercela, Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lebih memilih bungkam. Hal ini pun menimbulkan tanda tanya banyak pihak, Senin (5/9/2014).

Melalui layanan BBM Humas BI Riau yang dikonfirmasi, meminta BertuahPos.com untuk mengkonfirmasikan ke OJK dan juga bisa ke pihak terkait di Bank Indonesia melalui bapak toni. Balasan inipun direspon satu hari setelah pesan dikirim.

Namun sayang, ketika dikonfirmasi ke Humas OJK maupun Bapak Toni yang ada di Bank Indonesia, sampai saat ini baik Bank Indonesia Riau maupun OJK Riau melalui humasnya lebih memilih bungkam.

Belum ada satupun memberikan konfirmasi. Bahkan pesan yang dikirimpun tak direspon. Minggu lalu pihak OJK Riau melalui humas berjanji akan menghubungi, namun sampai sekarang hal tersebut tidak ada.

Keengganan Bank Indonesia maupun OJK Riau memberikan konfirmasi atas persoalan obligasi, daftar orang tercela, dan beberapa persoalan Bank Riau kepri menuai banyak tanda tanya.

Diduga, salah satu penyebabnya banyaknya keluarga dari Bank Indonesia yang bekerja di Bank Riau Kepri. Selain itu, banyaknya persoalan Bank Riau Kepri dan melibatkan banyak pihak.

Terpisah, anggota DPRD Riau H Mansyur HS mengatakan, semua pihak harus terbuka terkait persoalan Bank Riau Kepri. Jangan ada yang ditutupi sehingga menimbulkan kesan banyak pertanyaan.

“Pihak Bank Riau Kepri harus memberikan penjelasan terbuka, termasuk persoalan obligasi, dana pensiun dan lainnya. Begitu juga dengan pihak yang berwewenang seperi BI atau OJK,” sebutnya.***(btp/ran)