ROKAN HULU (SegmenNews.com)- Jamaah Calon Haji (JCH) Rokan Hulu (Rohul), setelah selesai melaksanakan Arba’ien (Sholat berjamaah 40 waktu di Masjid Nabawi) di Madinah, langsung menuju Kota Makkah untuk melaksanakan Ibadah Umrah, pada hari Minggu (14/9/2014), dengan mengambil miqat di Bir Ali.

Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, kepada wartawan berbagai media massa, Senin (15/9/2014) setelah mendapat laporan dari Ketua Kloter 5 Drs Marjoni MAg, Pembimbing Ibadah Drs H Edi Tasman MSi, dan Petugas Daerah Rohul Irwandi S Sos MSi.

Mereka bertiga melaporkan kepada Kakan Kemenag Rohul, bahwa 246 JCH Rohul yang tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Batam, bersama dengan 179 JCH Inhu dan 19 JCH Kota Pekanbaru, telah berada di Kota Makkah untuk selanjutnya melaksanakan ibadah Umrah.

Menurut para petugas kloter tersebut, para JCH tiba di Makkah sekitar pukul 15.30 (WAS) atau pukul 19.30 (WIB) dan langsung menempati maktab/hotel Buruj Taisir, dimana jaraknya sekitar 1 KM dari Masjidil Harom Kota Makkah.

Para petugas juga melaporkan bahwa para JCH Rohul, telah memulai ibadah umrah dengan mengambil miqat di Bir Ali, ditandai dengan memakai pakaian Ihram sekaligus niat Umrah. Setelah itu berangkat menuju Makkah, singgah sebentar di maktab, kemudian melakukan Thowaf, Sa’i, dan Tahallul. Alhamdulillah, semuanya telah selesai melaksanakan ibadah Umrah, lapor mereka.

Kakan Kemenag Rohul mengatakan, mengingat dekatnya jarak hotel JCH Rohul dan JCH Kloter 5 pada umumnya dari Masjidil Harom, hanya 1 KM, maka para JCH memiliki peluang sangat besar untuk dapat melaksanakan sholat berjamaah di Masjidil Harom Makkah setiap waktu.

Hal ini akan menambah nilai pahala yang luar biasa besarnya bagi para JCH Rohul, sebab berdasarkan Hadits Nabi Muhammad SAW, sekali sholat di Masjidil Harom, sama nilainya dengan 100 ribu kali sholat di masjid biasa, seperti masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengaraian umpamanya, jelas Ahmad Supardi.

Setelah selesainya melaksanakan ibadah umrah, maka aktifitas para JCH adalah menunggu waktu wukuf pada tanggal 9 Zulhijjah yang akan datang. Dengan demikian ada waktu kosong sekitar 19 hari. Saya berharap agar waktu kosong ini dapat diisi dengan beribadah sholat lima waktu di Masjidil Harom Makkah, sehingga masa tunggu wukuf bermanfaat dengan sebaik-baiknya, harap Ahmad Supardi.***(rls/az)