Drs H Achmad Msi
Drs H Achmad Msi

ROKAN HULU (SegmenNews.com)– Kunjungan Wakil Menteri Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) RI, Susilo Siswo Utomo dengan rombongan untuk meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) di Desa Rantau Sakti Kecamatan Tambusai Utara Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (16/9/2014).

Kegiatan itu, Soft Lounching di Desa Rantau Sakti ini selain dihadiri, Wamen ESDM-RI, turut hadir Bupati Rohul, Drs. H. Achmad, M.Si Perwakilan Bupati/walikota se-Riau, Ketua DPRD Rohul, Nasrul Hadi, ST MT, Wabup Rohul, Ir. H. Hafith Syukri, MM Kadistamben Provinsi Riau, Forkopinda Rohul, Kepala Dinas, Badan dan Kantor, para Camat perusahaan PKS di Rohul, Upika Tambusai Utara dan lainnya.

Wamen ESDM RI dan rombongan bersama pejabat-pejabat Rohul terlebih dahulu singgah di Kantor Desa Rantau Sakti, Wamen berdialog dengan Bupati Rohul beserta pejabat-pejabat lainnya, kemudian rombongan ini melanjutkan kunjungan ke Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT Arya Rama Perkasa.

Di dalam pabrik PT Arya Rama Perkasa rombongan Wamen di dampingi Bupati Rohul berkeliling melihat pengolahan limbah padat, baik berupa tangkos, cangkang, limbah cair menjadi bio massa dan bio gas.

Usai meninjau pabrik, para pejabat ini langsung menuju lokasi Peresmian Pilot Project Pemanfaatan Limbar Cair Sawit (POME) untuk pembangkit listrik perdesaan 1 MW tahun 2014, para pejabat baik dari kementerian beserta rombongan disambut nuasa musik talempong dan gondang barongong.

Dalam kesempatan itu, disampaikan Bupati Rohul, pemanafaatan limbah cair selama ini jadi masalah, tapi kini limbah sudah bisa dimanfaatkan bagi masyarakat, jadi warga Rantau Sakti sudah merasa merdeka hari ini, sebab desanya bisa diterangi listrik.

Kata Achmad di Rohul ada 29 PKS, malah ada PKS memiliki debit limbah sebanyak 90 ton perjam, tentu jika project ini di kembangkan akan mengurangi penggunaan BBM jenis solar, diminta PKS lain akan mengikuti jejak perusahaan ini, sebab dampak positifnya tidak hanya bagi perusahaan, tapi juga untuk masyarakat tempatan.

Fasilitas perangan ini akan berdampak pada sektor ril lainnya, termasuk bisa digunakan Kulkas untuk membuat Ice, ada Telivisi untuk hiburan pendidikan, memberikan dampak terhadap kehidupan masyarakat, pilot project ini bisa dijadikan contoh nasional, sebab baru pilot Project ini baru pertama diterapkan di Rohul.

” Pemanfataan limbah ini lebih murah, sehingga pemasangan jaringan instalasi rumah masyarakat, untuk program ini jaringan, kita sudah tampung anggaran melalui APBD Rohul 2013-2014,” ujarnya.

” Lebih dari 1050 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Rantau Sakti menikmati listrik, wajar kita beri apriasi pada Wamen Ri, kami Canangkan dari pemerintah Derah, kalau Kecamatan Tambusai Utara masuk Wilayah Mandiri Bidang Energi Terbarukan,” ujarnya.

Rasa terima pada Wamen telah meresmikan projet ini untuk masyarakat dan pemerintah pusat telah menganggarkan kegiatan ini sebesar Rp 28 M. Bupati Rohul menyebut dengan energi terbarukan ini, untuk beban biaya listrik akan lebih murah bagi masyarakat, dan akan berpengaruh diberbagai lini kehidupan masyarakat.

Masih di tempat yang sama Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan, dan Konservasi Energi (Dirjen- EBTKE) Kemen ESDM-RI Rida Mulyana, juga bertindak sebagai panitia mengatakan setidakany 4 pihak yang mensukseskan program ini yakni ada kerja sama pemerintah pusat, Pemkab Rohul, bidang swasta, masyarakat dan lainnya.

” Kita berterima kasih pada semua pihak telah bekerja keras untuk mensukseskannya program tersebut sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Sedangkan, Wamen ESDM RI menyebutkan, project APBN ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan listrik, sebab pembangkit listrik dengan bahan baku limbah cair ini sangat ideal, akibatnya pemerintah akan terbantu, sebab kondisi saat ini benar-benar sangat terseok-seok keuangan pemerintah sebab banyak biaya negara harus untuk subsidi BBM.

” Ada terobosan-terobosan baru, terkait pemanfaatan energi terbarukan sangat membantu masyarakat,” ujarnya.

Setelah itu, Menteri ESDM-RI melakukan penandatangan prasasti, seterusnya dilakukan penantangan serah terima projetc dilakukan dari Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan, dan Konservasi Energi (Dirjen- EBTKE) Kemen ESDM-RI Rida Mulyana pada Bupati Rohul Achmad, kemudian penyerahan SK Bupati Rohul pada Wamen Kalau Tambusai Utara sebagai daerah mandiri energi terbarukan.

Seterusnya, penekanan tombol serene dilakukan Wamen ESDM RI, selanjutnya dilakukan pemotongan pita, kemudian dilakukan peninjauan pada PLTGb, termasuk peninjauan proses energi dari bahan baku terbarukan.***(Adv/hum)