ilustrasi
ilustrasi

SELATPANJANG (SegmenNews.com)- Proyek Multiyears pembangunan pelabuhan dorak Kepulauan Meranti terancam tak selesai. Pasalnya pengerjaan proyek dengan masa berakhir pengerjaan 31 Desember 2014 itu disebabkan berbagai kendala.

Yusmar, konsulat pengawas proyek multiyears pembangunan pelabuhan dorak, Kamis (25/9) petang mengaku saat ini proyek tersebut masih 40 persen, dia menilai hingga batas akhir nanti pengerjaan hanya mencapai 70 persen.

“Yang menjadi kendala keterlambatan pengerjaan proyek pelabuhan dorak itu dikarenakan oleh star awal dimulainya pengerjaan proyek tersebut jelas lambat, yaitu pengerjaanya baru dimulai setelah 6 bulan kontrak kerja dimulai. Selanjutnya ada sekitar 4 bulan pengerjaanya terkendala, total selama kurang lebih 3 tahun ini mengalami keterlambatan sekitar 10 bulan lah kontraktor tidak mengerjakan proyek itu,” ungkapnya.

Hal yang menambah keterlambatan proyek itu, lanjut Yusmar, disebabkan juga masalah ganti rugi lahan yang dilakukan oleh pemda dengan masyarakat sampai detik itu belum tuntas, masih ada sebagian lahan proyek yang belum dilakukan ganti rugi.

“Sering kali mereka melakukan penimbunan secara sembunyi-sembunyi, ya kucing kucingan lah kalau melakukan penimbunan lahan, karna masih ada masyarakat belum menerima ganti rugi lahan,” pungkasnya.***(def)