Bupati dan rombongan  mengikuti Haul Syekh Ibrahim Alkolidi Annaqsyabandiyah ke-54 Tahun 2014
Bupati dan rombongan mengikuti Haul Syekh Ibrahim Alkolidi Annaqsyabandiyah ke-54 Tahun 2014

Rokan Hulu (SegmenNews.com)– Dihadiri Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad Msi ribuan jemaah berbagai daerah dari tiga Provinsi yakni, Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Provinsi Riau ikuti Haul Syekh Ibrahim Al-kholidi Naqsabadiah di Dusun Kampung Baru, Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (7/10/2014).

Kegiatan haul diawali dengan Membaca Al-quran oleh Indra Gunawan Imam Besar Masjid Agung Madani Islamic Centre (MAMIC) Pasir Pengaraian, kemudian dilanjutkan Dzikir Togak lafaz tasbih, tahlil, tahmi dan takbir dipimpin Imam Yakuf.

Selanjutnya, dilakukan pembacan sejarah Syekh Ibrahim Alkholidi An-naqsyabandiayah, oleh Yoserizal, Lc yang juga Cicit dari Syekh Ibrahim sendiri mulai kelahirannya Kampung Sibotik sampai kifrahnya di tengah masyarakat, kemudian ketekunannya dalam mendalami ilmu tasawuf, hingga ke Makkah dan meninggal dunia.

Wabup Rohul Ir. H. Hafith Syukri, MM Sekdakab Rohul, Ir. Damri Harun, Kepala Badan, Dinas Kantor, Forkopinda, jamaah tariqot dari Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat dan kabupaten tetangga ikut ambil bagian mengikuti acara tersebut.

Bupati Achmad menyampaikan sebagai Warga Rohul patut berbangga ada orang-orang terkemuka lahir negeri ini, padahal waktu itu sagala fasilitas sangat terbatas, baik dalam konteks infrastruktur termasuk media komunikasi. Namun mereka tercatat sebagai pelaku sejarah.

haul1“Mereka hanya bermodal keyakinan bisa mengabdi ke masyarakat, mereka hanya berharap keridoan dan hanya untuk mendapat pahala di sisi Allah,” ujarnya.

Jadi katanya, Simbol-simbol dan ruh keagamaan harus berdenyut di Kabupaten Rokan Hulu baik di siang dan malam hari, kata Achmad, ada tiga kelompok Islam, pertama orang cuek saja dengan Islam, kedua ada kelompok melaksankan ibadah secara berlebih-lebihan dan ketiga mereka melaksanakan ibadah sesuai ketentuan Ajaran Al-quran dan Alhadits.

Kini kondisinya umat Islam lagi krisis mental atau krisis keimanan, jadi untuk mengatasi itu salah satu manfaat dari tariqat itu, karena dengan ilmu tasawuf tersebut pekerjaannya hati, negeri ini sudah dicanangkan sebagai negeri tariqat.

“Kita memberikan yang terbaik pada Allah SWT, karena kita cinta denganya, supaya hajat kita dikabulkannya, inilah pengorbanan yang harus kita berika pada sang maha pencipta,” ucapnya.

Kemudian dengan Haulnya Syekh Ibarahim, mudah-mudahan umat Islam di Kabupaten Rokan Hulu bisa bertaqwa, jadi pengembangan keagamaan, para mursid dulupun mereka tidak hanya memetik tasbih, tapi mereka juga memikirkan kemakmuran rakyat.

Berlaku sebagai penceramah diacar itu, Pakar Ilmu Hadist Provinsi Riau Al-Ustadz Abdul Somad, Lc MA dengan tema terkait bidah dan Syirik.***(Adv/hum/ran)