Kondisi rumah usai di serbu massa, karena diduga memelihara tuyul
Kondisi rumah usai di serbu massa, karena diduga memelihara tuyul

Salo (segmennews.com)- Lebih dari 500 orang warga siabu meluluh lantakkan satu unit rumah di Desa Siabu Kecamatan Salo Kabupaten Kampar, Minggu (11/10/2014) sekira Pukul 20:00 wib. Pasalnya, pemilik rumah, Epi (35) diduga telah memelihara makhluk halus sebangsa tuyul.

Pantauan segmennews.com di TKP pagi ini, terlihat rumah beserta isi sudah hancur berantakan dan sudah di pasang Police Line oleh Polsek Kuok, tapi warga masih banyak disekeliling rumah yang di hancurkan. Anehnya masih terlihat masyarakat keluar masuk rumah tersebut sementara di sekiling rumah sudah terpasang Police Line.

Kepolsek Kuok, Iptu Zuhri Siregar melalui selulernya menyampaikan bahwa kejadian tersebut berawal dari kecurigaan masyarakat Siabu terhadap Pemilik rumah diduga memelihara tuyul. Masyarakat merasa geram dan menghancurkan seisi rumah itu, untungnya pemilik rumah tidak ikut di serang massa karena.

“Akibat dari amuk masa kaca kaca rumah dan jendela hancur, dan juga barang barang perbotan, sebuah mesin foto Copy dan barang-barang lain juga ikut hancur dan luluh lantak, untungnya pemilik rumah tidak ada dalam rumah,” jelas zuhri.

Sejauh ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan, belum ada saksi maupun tersangkanya.

Terpisah, Sekretaris Desa (Sekdes) Siabu, Nurbaini yang juga merangkap PLT Kades melalui sambungan telephon mengaku, dia ditelphon Pukul 20.00 wib oleh warga kalau mereka telah merusak rumah warga yang sehari-harinya berdagang sate.

“Dia (Epi) sudah belasan tahun juga tinggal di Desa Siabu, tapi saya tidak tahu persis kejadian ini, karena saya malam itu tidak berada di Desa siabu,” kata Nurbaini.***(Shm)