ilustrasi mesin panen padi
ilustrasi mesin panen padi

Siak (SegmenNews.com)- Musim tanam akhir tahun 2014 ini di kecamatan Bungaraya mengalami adanya peningkatan baik dari sisi petani untuk bercocok tanam maupun kebersamaanya, karena itu pihak pemerintah kabupaten Siak terus memberikan perhatian kusus bagi petani tanaman pangan yang ada di kabupaten Siak.

Di kecamatan Bungaraya secara serentak sudah mulai menanam, dan pemerintah kabupaten Siak akan memberikan bantuan mesim panen padi yang akan di serahkan oleh Bupati Siak peda petani dalam waktu dekat.

Demikian disampaikan kepala Dinas Tanaman pangan Holtikultura kabupaten Siak Hj Robiati kepada wartawan (Rabu 15/10).

Menurutnya pihak pemerintah kabupaten Siak terus melakukan adanya pemantauan terhadap baik dalam hal pengelolaan lahan , keseerentakan bercocok tanam, terhadap peningkatan hasil produksi sampai pada hasil yang bias diterima oleh para petani, karena itu ini menjadi perhatian bagi pemerintah kususnya di dinas Tanaman pangan Holtikultura.

Terkait dengan hasil produksi penen yang sering dialami oleh para petani biaya panen hamper mencapai 30 persen dari hasil panen karena itu guna untuk mengatasi masalah ini pemerintah memberikan alat panen sebagai uji coba kalau memang ini dirasa membangtu para petani maka ini akan kita tambah.

Dan alat panen tersebut akan di berikan oleh Bupati Siak kepada petani yang ada di kecamatan Bungaraya yang pada tahun ini satu unit dengan skala besar, karena mesin ini mampu memanen dalam dua jam satu hektar yang sudah masuk dalam kemasan karung sehingga petani hanya tinggal menambil padinya yang sudah di kemas dalam karung, ini membuktikan bahwa perthatian pemerintah cukup besar.

Dan ini seiring dengan semangat petani yang ada di kecamatan Bungaraya kususnya karena menjadi aikon pangan di kabupaten Siak yang setipa musim panen mengalami eningkatan dari hasil produksinya, apalgi pada musim tanam tahun 2014 akhir ini cukup kompak dan serentak, ini tentunya akan menjadi perhatian terus, oleh karena itu tentunya pemerintah berharap agar para petani juga dapat terus semangat dalam bercocok tanam supaya kebutuhan pangan di kabupaten siak terus eningkat.

Dan saat ini tanam padi yang dilakukan oleh petani di Kecamatan Bungaraya, sudah mencapai 50 persen lebih dan pada akhir Oktober diperkirakan sudah mencapai 80 persen karena musim tanam kali ini memang serentak paling lambat awal November tanam padi sudah final, memnag yang menjadi penyebabt terlambat karena petani masih banyak yang menggunakan tenaga manusia untuk bercocok tanam dan sebagain mesin tanam.

Selian itu musim tanam kali ini juga dukungan air yang disiapkan oleh dinas pengairan cukup membantu bagi para petani sehingga memudahkan bagi para petani tanaman pangan, dan dinas saat ini be;lum mendengar adanya jeritan petani yang mengeluh karena kurang air, hal ini tentunya bias kita laksanakan atas berkat kebersamaan dari semua pihak.***(rinto)