Bupati Siak H Syamsuar serahkan RKM (rencana kerja masyarakat) kepada kepala desa Program Pamsimas II di Aula Kantor Bupati Siak
Bupati Siak H Syamsuar serahkan RKM (rencana kerja masyarakat) kepada kepala desa Program Pamsimas II di Aula Kantor Bupati Siak

Siak (SegmenNews.com)- Senin (20/10) bertempat di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan Kantor Bupati Siak dilaksanakan sosialisasi Program PAMSIMAS II. Acara dibuka oleh Bupati Siak H. Syamsuar, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa air sebagai kebutuhan utama kehidupan seharusnya dapat terpenuhi secara kuantitas, kualitas, terjangkau, dan kontinyu. Namun masih banyak masyarakat kita yang belum mendapatkan air bersih yang layak, terutama masyarakat berpenghasilan rendah di pedesaan.

Pemerintah Kabupaten Siak serius mengembangkan cakupan layanan dan penyediaan air bersih dengan target capaian di tahun 2016 sebesar 75%. Sesuai visi dalam RPJMD Kabupaten Siak 2011 – 2016, yaitu “terwujudnya masyarakat Kabupaten Siak yang sehat, cerdas, dan sejahtera dalam lingkungan masyarakat agamis dan berbudaya melayu serta sebagai Kabupaten dengan pelayanan publik terbaik di Provinsi Riau tahun 2016”. Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah Kabupaten Siak memprogramkan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). “Saat ini Siak telah memiliki UPTD SPAM”, kalau dulu dibawah dinas Tarcip, jelas mantan Plt. Bupati Meranti ini.

Di pertengahan tahun 2014 kabupaten Siak telah memiliki 10 unit Spam di 10 ibukota kecamatan, antara lain Siak, Mempura, Kandis, Minas, Tualang, Koto Gasib, Sungai Mandau dan Sungai Apit, Dayun dan Bungaraya sedangkan untuk kecamatan Sabak Auh, Pusako, Lubuk Dalam dan Kerinci Kanan akan dibangun pada tahun 2015 mendatang.

Untuk kawasan pedesaan yang belum terlayani oleh Spam, akan programkan pengembangan pembangunan sumur bor dan penyediaan penampungan air hujan. Sampai dengan tahun 2014 telah dialokasikan penyediaan sumur bor lengkap, sebanyak lima unit sumur bor yang berada di Desa Merempan Hulu Kecamatan Siak, Desa Merempan Hilir kecamatan Mempura, Desa Buatan I, Desa Rantau Panjang dan Desa Teluk Rimba Kecamatan Koto Gasib.

Untuk penyediaan PAH sejumlah 771 Unit tersebar di 8 Kecamatan yaitu Kecamatan Sungai Apit, Bungaraya, Siak, Mempura, Sabak Auh, Sungai Mandau, Koto Gasib dan Pusako. Namun demikian belum seluruh desa yang dapat ditangani.

Program ini merupakan sharing dana antara Pemerintah sebesar 80% dan masyarakat sebesar 20%, dengan mekanisme salah satunya komitmen mayarakat desa untuk menyediakan uang tunai (in-cash) sebesar 4% dan dalam bentuk barang atau tenaga kerja (in-kind) sebesar 16%.

Melalui Program Pamsimas II, ditargetkan pembangunan baru dan perbaikan Sarana Air Bersih dan Sanitasi di 15 lokasi hingga tahun 2015. Tahun 2014 ini, telah dialokasikan untuk 8 desa sasaran, yaitu Desa Kerinci Kiri, Desa Buatan Baru, Desa Bukit Harapan, Desa Seminai, Desa Sialang Palas, Desa Rawang Kao Barat, Desa Pangkalan Pisang dan Desa Sri Gemilang. Dan selanjutnya di tahun 2015 untuk 7 desa sasaran yang akan diseleksi melalui penjaringan minat oleh panitia Kemitraan Kabupaten Siak.

Dipenghujung sambutannya Bupati mengharapkan kepada para peserta paham tentang Program Pamsimas II termasuk mekanisme serta kewajiban yang harus di penuhi oleh masyarakat setelah lokasi di wilayahnya terpilih untuk Pamsimas II tahun 2015 mendatang. Disamping itu, dirinya juga mengharapkan agar Camat, Kepala Desa, BPD & pihak terkait lainnya ikut mensosialisasikan Program Pamsimas II ini ke tingkat yang lebih kecil seperti desa atau dusun di wilayah masing-masing.

Program Pamsimas ini mempunyai banyak kelebihan dibandingkan program sejenis lainnya. Disamping keterlibatan dan kontribusi masyarakat dan Daerah lebih besar, program ini juga mencakup kegiatan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kelembagaan lokal; peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat; penyediaan sarana air minum dan sanitasi umum; serta pengembangan kapasitas pelaku Pamsimas melalui pelatihan dan bimbingan teknis.

Sedangkan sasaran kelompok masyarakat pada Program Pamsimas adalah terutama kelompok miskin di Pedesaan dan Pinggiran kota yang memiliki Prevalensi Penyakit terkait air yang layak & belum mendapatkan akses layanan Air Minum serta Sanitasi.

Salah satu prinsip dasar yang diterapkan dalam Program Pamsimas ini diantaranya adalah Berbasis Masyarakat dan Partisipatif sehingga masyarakat juga terlibat secara aktif dalam penentuan desa sasaran program. Jumlah desa sasaran program setiap tahunnya akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran.

Penetapan desa sasaran program dilaksanakan secara terbuka, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Adanya semangat dan keinginan untuk mendapatkan program dengan disertai kesiapan teknis dan pemenuhan semua persyaratan akan menjadi faktor yang menentukan masuk tidaknya sebuah desa menjadi desa sasaran Pamsimas II ini.

Acara ini dihadiri oleh Camat, Kepala Desa, BPD serta Kader AMPL dari wilayah-wilayah yang masuk kategori long list desa sasaran Pamsimas II. Narasumber berasal dari Satker Air Minum provinsi Riau Muhaimin dan Erwalis dari ROM I Pamsimas II. Adapun desa yang mendapatkan program Pamsimas II kabupaten Siak tahun 2014 antara lain; Desa Sri Gemilang, Desa Pangkalan Pisang, Seda Rawang Kao Barat, Desa Sialang Palas, Desa Seminai, Desa Bukit Harapan, Desa Buatan Baru, dan Desa Kerinci Kiri.***(rinto)