Ilustrasi
Ilustrasi

Pangkalan Kerinci (SegmenNews.com)- Tiga  pelaku pembobol rumah dokter Boyke Putra (37) di Jalan Pemda, Gang Saos, Pangkalan Kerinci berhasil ditangkap yakni Ronal Hutagalung (36) warga Perumahan BTN Lama, Gang Dona-doni, Debi Nopriandi (22) dan Riyan Ballado (24) warga Sp 5, desa Makmur, Pangkalan Kerinci.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH  melalui Paur Humas Ipda Edy Haryanto, Minggu (9/11/14) membenarkan adanya penangkapan tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) alias pembobol rumah dokter Boyke yang lagi ditinggal kosong tersebut.

“Kini ketiga pelaku telah diamankan dan di jebloskan ke dalam sel Mapolres Pelalawan, bersama barang bukti (BB) yang diamankan dua kipas angin, mesin ginset, kompor gas beserta tabung gas 12 kg, empat baju bola, dispenser dan laptop merek Acer, untuk diproses lebih lanjut,” ujar Paur Humas.

Dijelaskan Paur Humas, bahwa aksi pembobolan rumah dokter Boyke yang juga digunakan tempat praktek bersama dengan istrinya dr Yeni Hartati (37) lagi ditinggal kosong pergi sekolah ke Semarang awal September 2014 silam. Namun rupanya rumah pasangan suami istri (pasutri) dokter RSUD Selasih itu jadi incaran kawan pencuri.

Sehingga barang-barang berharga habis dikuras, pelaku yang berhasil masuk melalui jendela belakang, dan mendapat khabar dari tetangganya kalau rumahnya telah dimasuki maling, Jumat (19/9) silam. Maka saat korban pulang dari pendidikan menemukan isi rumahnya telah diobrak-abrik tamu tak diundang tersebut, awal Oktober 2014.

Hingga berang-barang yang ada mulai dari pakaian, peralatan eletronik, hingga perlengkapan dapur habis dikuras pelaku.  Tapi saat pulang kerja dari RSUD Selasih, melintas di Jalan BTN Lama, Kamis (6/11) jam 13.20 WIB, curiga terhadap seorang pria yang mengenakan baju kaos bola bertuliskan Mancerster City.

Lalu korban membuntuti pria itu hingga ke rumahnya di Gang Dona-Doni. seampainya dirumah terlihat di jemuran tergantung baju bola warna biru bertulishkan Chicpo, dan baju putih Hostpon persis sama bajunya yang hilang tersebut. Atas dasar itulah, korban langsung mendatangi rumah pria yang mengenakan baju bola yang dicurigai miliknya tersebut dan menanyakan dari mana mendapatkan baju bola itu. Dengan wajah pucat, pria itu mengaku mendapatkan baju di belakang bengkel yang dibungkus plastik.

Tapi korban meyakini itu bajunya, bukan saja dibeli secara online tapi juga tidak ada di jual di kota Pangkalan Kerinci ditambah lagi ada ditemukan kipas anginnya di rumah pelaku. Kemudian dokter Boyke yang berhasil menangkap pelaku pembobol rumahnya, segera menghubungi temannya seorang polisi yang bertugas di Polres Pelalawan.

Mendapat laporan ada pelaku pembobolan rumah ditangkap korban, anggota Polres Pelalawan segera datang ke Gang Dona-doni tersebut dan mengamankan pelaku. Setelah diintograsi akhirnya Ronal mengakui kalau benar melakukan aksi pencurian dirumah dokter bersam dengan Debi dan Riyan.

Tanpa butuh waktu lama dua rekannya yang bekerja sebagai tukan cuci motor di SP 5, berhasil ditangkap dan sita BB kipas angin, VCD, laptop, kompor gas, sepatu putih yang biasa digunakan kerja oleh korban dan satu unit mesin ginset yang telah di jual pada pedangan pasar pagi BTN Lama tersebut.***(fin)