Jefri Noer saat saat Paripurna di DPRD Kampar
Jefri Noer saat saat Paripurna di DPRD Kampar

Kampar (SegmenNews.com)- Bupati Kampar H. Jefri Noer menyindir semua anggota DPRD Kampar lebih banyak tidur dan pura-pura tidak tahu dengan fungsi Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) yang berada di Desa Kubang Jaya, Kecamatan Tambang.

“Jangan-jangan pura-pura tidak tahulah apa yang dilakukan di P4S, yang jadi program Pemda Kampar untuk mengentaskan kemiskinan di Kampar. Anggota DPRD jangan banyak tidur,” ujarnya H.Jefrinoer SH di Paripurna DPRD Kampar Kamis (20/11/14).

Ia menambahkan, kalau anggota DPRD baru mungkin banyak yang tidak tahu apa itu P4S. Namun ini ada juga wakil rakyat yang sudah 2 priode, tetapi masih juga tidak tahu. Jadi ngapain saja selama jadi wakil rakyat sudah hampir 2 periode. “Berarti selama ini tidur saja ya! Kok masih menanyakan itu,” tuturnya.

Selain itu Jefri Noer juga menyindir Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, yang juga pura-pura tidak tahu. “Masak ketua tidak tahu, padahal saat mau maju jadi anggota dewan, datang juga ke tempat saya untuk minta sesuatu,” ungkapnya disela menyampaikan jawaban Pemda Kampar.

Dilain itu mengenani ada tundingan hotel yang dibangun ditanah miliknya, yang juga sebagai tempat pelatihan P4S, berasal dari APBD Kampar.

“Itu Hotel yang saya buat, uangnya berasal dari minjam di Bank Bukopin sebanyak Rp.21 milyar, jadi saya ngutang ke bank. Dan orang dilatih disana biaya nginap cuma Rp.25 ribu, jadi kenapa saya dibilang korupsilah. Coba berpikir jernih kalau ada biaya nginap yang murah selain Hotel yang saya buat itu.tolong berpikir jernih dan jangan beburuk sangka sama saya, karena saya tidak mencari keuntungan besar untuk itu,” pungkasnya.

Menyikapi pernyataan Jefri Noer dalam penyampaian jawaban pemerintah sempat mengatakan anggota DPRD jangan tidur. Anggota DPRD Kampar dari Partai Gerindra, M.Faisal ST kepada segmennews.com menyebutkan bahwa bahasa tersebut merupakan bahasa kurang kordinasi saja. Namun ada baiknya juga Bupati mengingatkan anggota DPRD sebagai Lembaga Pengawasan,” ujarnya.

Ketua DPRD, Ahmad Fikri SAg juga menyebutkan kewajaran ucapan Bupati, mengingat anggota DPRD banyak yang baru menjabat.***(ali)