korupsiBengkalis (SegmenNews.com)- Aksi Aliansi Bengkalis Menggugat (AMB) yang melakukan demo menuntut DPRD Bengkalis membuat Pansus terkait kasus dugaan korupsi PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) dan menolak laporan pertanggungjawaban APBD 2013 oleh Bupati Bengkalis, berlangsung hingga malam hari.

Aksi hingga pada malam hari ini dilakukan karena untuk mengontrol jalannya sidang paripurna pandangan fraksi-fraksi DPRD menanggapi laporan Bupati terkait pertanggungjawaban APBD 2013 yang telah disampaikan, Senin (24/11/2014) pagi.

Hal ini disampaikan Koordinator lapangan ABM, sugianto kepada wartawan saat dijumpai di sela-sela aksinya di Kantor DPRD.

Ia juga mengatakan bahwa ketika sidang berlangsung perwakilan ABM agar bisa mengikuti jalannya paripurna tanggapan fraksi.

“Aksi ini yang kita lakukan malam ini menggambarkan keseriusan dan kemurnian Aliansi Bengkalis Menggugat untuk mendesak penyelesaian kasus korupsi PT BLJ segera diusut tuntas. Mengenai laporan pertanggung jawaban Bupati terkait APBD 2013,” katanya.

“ABM mendesak agar fraksi-fraksi DPRD menolaknya. Karena penggunaan ABPD 2013 ini terdapat berbagai masalah terutama yang terkait dengan dana penyertaan modal ke PT BLJ senilai Rp300 miliar,” sambung Sugianto.

Untuk kasus korupsi PT BLJ ini, lanjutnya, ABM menilai orang yang paling bertanggungjawab adalah Bupati Bengkalis. Karena kronologis mulai dari penyertaan, pengelolaan dan pengawasan yang memiliki kebijakan strategis adalah kepala daerah.***(Abd/kpr)