Pangkalan Kuras (SegmenNews.com)- Naas menimpa Jefri Hutasoid (35) yang sehari-hari bekerja sebagai petani sawit bersimbah darah, setelah ditikam lima liang oleh Sp di Km 72, desa Gunung Makmur, Segati, Langgam, kabupaten Pelalawan, Rabu (3/12) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Tapi baru di laporkan oleh temannya Samsul Ginting (43) ke Polres Pelalawan, Jumat (5/12) siang, setelah korban diselamatkan ke RS Medika Sorek, Pangkalan Kuras. Untuk mendapatkan pertolongan medis, akibat luka tikaman dibagian dada, perut, tangan kiri dan paha.

Penikaman itu dipicu masalah keributan yang dibuat olehnya saat kalah main judi mesin jekpot di tempat pelaku. Sehingga mesin jekpot hancur di banting dan koin berserakan.

Tapi ketika korban bertemu dengan pelaku di warung tuak, desa Segati, terjadi keributan. Korban bersama dengan Samsul terlibat adu mulut dengan pelaku. Hingga tiba-tiba pelaku mengeluarkan senjata tajam dibalik baju dan  langsung menyerang korban.

“Sasaran sebenarnya ke saya. Tapi dia (korban) ikut membela saya, jadi terjadi keributan dan pelaku langsung menikam teman saya secara membabi buta. Tapi untung saya cepat menangkap pelaku kalau tidak mungkin Hutasoit bisa mati,” kata Ginting ketika ditemui di Mapolres Pelalawan.

Dengan kondisi terjatuh, ungkap Ginting kalau temannya sempat membela diri. Tapi terus di hujani tikaman oleh pelaku, dengan mengunakan senjata tajam jenis golok. Hingga mengalami luka tusuk didada, perut, tangan kiri dan paha yang tembus ke belakang.

Melihat temannya terus dihujani tikaman, Ginting berusaha melerai dan mengamankan pelaku, tapi berhasil melarikan diri. Tapi temannya sudah terkapar bersimbah darah langsung di larikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis, akibat luka tikaman yang cukup parah tersebut.

“Korban sudah jatuh, terus di tikam dari atas, makanya banyak luka-luka di tubuhnya. Setelah kami larikan ke Puskesmas Langgam, tapi kondisi parah mau di rujuk ke RSUD Pangkalan Kerinci jalan banjir kami cari jalan alternatif tapi malah ke sasar hingga ke Sorek, dan baru sampai, Kamis pagi dan dibawa ke RS Medika Sorek,” papar pria berambut panjang tersebut.

Mendapat laporan, kemudian Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pelalawan bersama personil Sat Reskrim Polsek Pangkalan Kuras, langsung turun untuk melihat kondisi korban yang masih terbaring lemas di atas tempat tidur RS Medika Sorek dan terpasang selang infus.

Kapolres Pelalawan AKBP A Supriyadi SIK MH melalui Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol H Rekson SH MM didampingi Kanit Reskrim Ipda Irwanto Tanjung SH, membenarkan adanya kejadian tersebut. ”Karena korban di rawat di SOrek, penanganan awal kita tangani laporanya, dan langsung medantagi ke rumah sakit untuk dimintai keterangan. Setelah itu, Senin (8/12) kita limpahkan ke Polres untuk menindak lanjutnya, karena lokasinya di daerah kecamatan Langgam,” ujarnya.***(fin)