Ketua Dekranasda Rohul Hj. Magdalisni Achmad berfoto di stand pameran MTQ Riau ke-33 di Inhil
Ketua Dekranasda Rohul Hj. Magdalisni Achmad berfoto di stand pameran MTQ Riau ke-33 di Inhil

Rokan Hulu (SegmenNews.com)- Pasca pembukaan MTQ ke-33 Provinsi Riau di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) oleh Gubernur Riau, Sabtu (13/12/14). Stand pameran tak henti-hentinya dikunjungi pengunjung dan diminati masyarakat.

Seusai pembukaan MTQ ke-33 Riau, Ketua Dekranasda Rohul Hj. Magdalisni Achmad bersama sejumlah pengurus meninjau stand milik Rohul di Jalan Kapten Mukhtar, Tembilahan. Bazar baru akan berakhir pada 18 Desember akan datang.

Selain mengerahkan sekitar 2.000 massa dalam meramaikan Pawai Taaruf MTQ ke-33 Riau di Tembilahan, Pemkab Rohul juga membuka stand pameran atau bazar di helatan tahunan itu. Stand pameran dikoordinir oleh Badan Pelayanan Terpadu Perizinan dan Penanaman Modal (BPTP2M) Rohul dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Rohul.

Magdalisni, juga Anggota DPRD Riau mengatakan ada 12 stand pameran termasuk milik Kabupaten Rohul di MTQ ke-33 Riau di Tembilahan. Meski demikian, dia yakni jika stand Rohul akan jadi stand paling menarik.

Ketua Tim Penggerak PKK Rohul itu menjelaskan stand pameran bercorak biru milik Pemkab Rohul telah ramai dikunjungi oleh para pimpinan daerah di Riau, atau masyarakat Riau dari segala penjuru. Mereka ingin melihat lebih dekat produk unggulan dari Negeri Seribu Suluk.

“Stand pameran kita bukan saja dikunjungi warga Rokan Hulu, tapi kunjungi masyarakat umum,” kata Magdalisni, Senin (15/12/14).

Stand milik Kabupaten Rohul, tambah Magdalisni, memamerkan berbagai jajanan khas Rohul, bahkan ada yang diberikan gratis kepada pengunjung.

“Selain kerajinan anyaman dari pelepah sawit, ada juga berbagai souvenir, makanan khas Rokan Hulu seperti abon ikan patin, kue kelapa, gula aren cair juga madu,” jelas dia.

Magdalisni mengakui setiap tahun, Dekranasda Rohul rutin mengikuti berbagai pameran. Salah satunya, ikut memeriahkan MTQ tingkat Provinsi Riau, dilaksanakan secara berpindah-pindah.

“Tujuannya untuk menggali potensi daerah masing-masing. Termasuk mengenalkan dan memasarkan produk daerah. Dari pameran ini kita harapkan, produk daerah bukan hanya dikenal di dalam lingkup provinsi saja, tapi dikenal sampai luar provinsi,” harapnya.***(adv/hum)